PJU 2019 Diprediksi Naik

Selasa, 13 November 2018. Waktu baca 1 menit 18 detik.
image
PJU 2019 Diprediksi Naik
Selatpanjang - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Meranti optimis penerimaan Pajak Penerangan Jalan Umum (PJU) 2019 meningkat sekitar 20 persen.
 
Sekretaris Badan Pengelolaan Penerimaan Pajak dan Retribusi Daerah Kepulauan Meranti, Agus Yanto Bakar, Selasa (13/11/2018), mengatakan saat ini penerimaan dari PJU telah memenuhi target dengan pendapatan rata-rata Rp 4 miliar pertahun. Meski begitu, angka tersebut masih belum maksimal mengingat belum disesuaikan dengan tarif baru sesuai Perda Pajak dan Retribusi Daerah.
 
"Kalau itu sudah berjalan, kami pastikan 2019 mendatang akan ada peningkatan drastis dari penerimaan pajak PJU. Dalam estimasi kami, kenaikan terjadi sekitar 20 persen dari pendapatan tahun-tahun sebelumnya," ujar Agus. 
 
Kabag Ekonomi dan SDA Setdakab Kepulauan Meranti, Afifudin ST MT didampingi Kasubag SDA Sasreja Danu, menambahkan tarif PJU yang baru sedang menunggu penetapan Perbup dan proses revisi Memorandum of Understanding (MoU) PJU antara pihaknya dan PLN.
 
"Setelah itu semua, baru tarif itu bisa direalisasikan," sebut Afifudin.
 
Lebih jauh diterangkannya, Peraturan Daerah (Perda) Tentang Pajak dan Retribusi Daerah KabupatenKepulauan Meranti telah disahkan 2017 lalu. Namun ada proses yang panjang hingga masuk ke perubahan tarif dasar listrik. 
 
"Proses verifikasi Perda oleh Kemendagri saja baru turun Oktober 2018 lalu. Selanjutnya baru kita dudukkan Perbup serta perubahan MoU Pemda dan PLN," jelasnya.
 
Selain itu, dalam upaya peningkatan penerimaan pajak PJU, saat ini pihaknya juga sedang mengusulkan program meterisasi di beberapa titik lampu jalan yang tersebar di Kepulauan Meranti.
 
"Ada beberapa titik yang belum punya meteran. Untuk memastikan angka pemakaian rilnya, 2019 kita telah usulkan meterisasi prioritas terhadap titik yang tagihannya dinilai membengkak," jelasnya lagi. (MC Meranti/Humas/Na)
 
 
 
 
 

© 2026 DISKOMINFOTIK

Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti