Bupati Dorong Pengusaha Muda Meranti Berbisnis Sagu

Rabu, 6 Maret 2019. Waktu baca 1 menit 46 detik.
image
Bupati Dorong Pengusaha Muda Meranti Berbisnis Sagu

MERANTI - Perluasan lapangan pekerjaan di Kepulauan Meranti harus bisa diwujudkan. Salah satunya melalui penciptaan ide yang kondusif.

Karenanya, Bupati Kepulauan Meranti, Riau Irwan Nasir terus mendorong tumbuhnya wirausaha muda yang kedepannya bisa merintis bisnis sagu hingga ke manca negara. Selain membuka peluang kerja, secara otomatis bisa juga mengenalkan segala potensi sumber daya alam yang ada di kabupaten termuda di Riau ini.

Menurut Bupati, Kehadiran generasi muda pun sering disebut-sebut akan membawa perubahan besar lewat inovasi-inovasi yang diciptakannya, terutama di ranah bisnis. Dia menilai bahwa semangat generasi muda sangat tinggi dan perlu dorongan.

"Anak muda ini mempunyai semangat. Untuk itu, kita akan dorong pengusaha muda di Meranti ini untuk menjadi pebisnis sagu,"  kata Irwan.

Apa yang disampaikan Irwan bukan tanpa alasan. Menurutnya, Kepulauan Meranti merupakan daerah penghasil sagu terbanyak di Indonesia. Bahkan, daerah ini menjadi salah satu penghasil sagu terbaik di dunia.

"Meranti ini lumbung sagu sebagai sumber pangan masa depan. Tinggal bagaimana kita memasarkannya. Hasil keuntungan dari sagu ini luar biasa, saya jadi bupati ini hasil dari kebun sagu," ungkap Irwan.

Menurut Irwan, saat ini Pemkab Kepulauan Meranti terus memperkenalkan dan mempopulerkan pangan sagu ke tingkat nasional. Karena itu, mindset masyarakat perlu diubah mengenai pangan sagu.

Sosialisasi juga harus selalu dilakukan. Masyarakat harus diberi pemahaman bahwa sagu bukan makanan kelas dua dan bukan makanan orang miskin. Justru sagu menjadi makanan yang lebih menyehatkan, karena memiliki kandungan energi tinggi dan rendah kadar gula.

"Energi yang dihasilkan sagu jauh lebih tinggi dari beras dan gandum. Orang yang mengkonsumsi sagu seperti masyarakat di Papua, energinya jauh lebih kuat dari yang mengkonsumsi nasi," kata Irwan.

Menanggapi hal tersebut, Anggota Komisi II DPRD Kepulauan Meranti, Dedii Putra menyambut baik apa yang disampaikan bupati. Menurut dia, dinas terkait harus menyikapi dan melihat hal ini dengan jeli dan bisa mengaplikasikannya lewat program dinas.

"Ini menjadi acuan bagi dinas terkait untuk menyusun rencana kerja. Dinas harus jeli melihat ini, bagaimana dinas bisa mengaplikasikannya dengan baik, bukan dengan program copy paste. Apalagi permintaan sagu Meranti banyak. Jadi, bagaimana kita harus bisa menangkap peluang ini dan pengusaha sagu di sini tidak terikat oleh sistem ijon yang selama ini terjadi," kata Dedi. (Humas/002)

© 2026 DISKOMINFOTIK

Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti