Pendidikan, Tolak Ukur Kemajuan Suatu Bangsa dan Negara
Kamis, 11 April 2019. Waktu baca 2 menit 14 detik.
Pendidikan, Tolak Ukur Kemajuan Suatu Bangsa dan Negara
MERANTI - Perlunya pendidikan bagi generasi muda sudah menjadi suatu kewajiban untuk kemajuan negara. Dengan lahirnya anak yang cerdas, suatu negara tidak akan tergerus oleh gelombang teknologi yang semakin canggih.
Oleh karena itu, pendidikan kepada anak-anak harus terus disuntikkan hingga memberikan hal yang bisa memajukan daerah kedepan. Tak terlepas bagi daerah terluar negara Indonesia yakni, Kabupaten Kepulauan Meranti, Provinsi Riau.
Meranti, terus berupaya melakukan pengembangan daerahnya. Agar tidak kalah saing dengan daerah maju yang ada di Indonesia. Meski baru, semangat untuk maju akan terus digelorakan.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Meranti sendiri, terus berkomitmen menciptakan sumber daya manusia (SDM) yang handal. Agar bisa menjalankan roda pemerintahan dengan baik dengan SDM mumpuni di era teknologi yang semakin canggih.
"Perpisahan usai tamat sekolah jangan dijadikan akhir menuntut ilmu, tapi dijadikan awal menempuh pendidikan yang lebih tinggi lagi. Saya minta anak kami bisa lebih semangat menggapai cita-citanya. Karena mereka adalah masa depan daerah ini ," kata Asisten III Setda Kepulauan Meranti, Rosdaner usai menghadiri acara pelepasan siswa kelas 3, SMAN I Tebingtinggi, di Ballroom Hotel Grand Meranti, Selasa (9/4/2019) kemarin.
Pemkab Meranti, berharap semua siswa yang tamat ditingkat sekolah nanti dapat mempersiapkan diri untuk melanjutkan pendidikan yang lebih tinggi. Sebab Meranti sangat membutuhkan SDM berkualitas yang bisa mengikuti arus perkembangan zaman dalam membangun daerah lebih baik lagi kedepan.
"Pacu semangat belajar, hindari hal yang merusak seperti narkoba atau hal negatif lainnya. Karena masa depan Meranti ada ditangan kalian," sebutnya, sembari berharap generasi muda tidak pupus akibat perubahan zaman yang terus berkembang maju.
Kepala Sekolah SMAN I Tebingtinggi, Drs Poyadi mengatakan, kondisi siswa disekolahnya, dimana dalam pelaksanaan UNBK lalu diikuti oleh 269 orang siswa kelas 3 yang terdiri dari dua program jurusan yakni, IPA dan IPS.
Dari jumlah itu, berdasarkan aturan dari Kementerian Pendidikan untuk sekolah Akreditasi dapat mengikut serta sebanyak 108 orang siswa. Sementara SMAN I Tebingtinggi berhasil meluluskan 30 orang siswa untuk melanjutkan pendidikan ke Perguruan Tinggi Nasional.
"Alhamdulillah dari 108 orang, siswa SMAN I Tebingtinggi yang lulus tahu ini,sebanyak 30 orang diantaranya telah lulus ke sejumlah Perguruan Tinggi terkemuka, diantaranya Universitas Indonesia (UI) di Jakarta, Andalas Padang, USU Medan, dan Universitas Negeri lainnya," jelas Poyadi.
Dengan potensi tersebut, SMAN I Tebingtinggi akan berkomitmen melahirkan generasi unggulan yang akan berkontribusi untuk memajukan Meranti. Ia juga berharap, bagi seluruh siswa dan siswi yang telah lulus dan berkesempatan melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, agar terus menimba ilmu tanpa ada batasnya.
"Jaga selalu semangat belajar, berbakti pada orang tua, jaga nama baik sekolah dan menjadi anak berguna bagi nusa dan bangsa. Terutama bagi kemajuan Kepulauan Meranti kedepan. Jadilah generasi yang bisa memberikan perubahan daerah, dan jangan kalah dengan arus perkembangan zaman yang semakin maju," harapnya. (humas/005)
Kategori
Topik
Bagikan