Tuntaskan Tingkat Kemiskinan, Pemerintah Daerah Akan Fokus Gesa Pembangunan Infrastruktur
Senin, 31 Desember 2018. Waktu baca 1 menit 27 detik.
Tuntaskan Tingkat Kemiskinan, Pemerintah Daerah Akan Fokus Gesa Pembangunan Infrastruktur
Selatpanjang - Selama satu dekade, tingkat kemiskinan di Kepulauan Meranti, Riau terus-menerus dapat ditekan. Dari sebelum pemekaran berada diangka 48 persen, kini menjadi 28 persen.
Meski pun turun, Wakil Bupati Kepulauan Meranti, Drs Said Hasyim mengakui, berada diangka 28 persen juga masih tertinggi di Provinsi Riau.
Walaupun pemerintah berhasil berupaya menekan angka kemiskinan dari tahun ke tahun.
"Tentu ini penyebab utama lemahnya infrastruktur kita, terutama jalan," sebut dia kepada wartawan usai upacara HUT Kabupaten Kepulauan Meranti ke 10 dihalaman Kantor Bupati, beberapa waktu lalu. (31/12/2018)
Oleh karena itu, lanjut Said Hasyim, untuk menuntaskan tingkat kemiskinan ini menjadi program utama disamping pemberdayaan ekonomi. Dengan terus menggesa pembangunan infrastruktur seperti jalan, jembatan, pendidikan, sarana kesehatan, dan lain sebagainya.
"Jadi itulah yang menjadi fokus kita (Pemda Kepulauan Meranti, red) hari ini sampai kedepan, memprioritaskan pembangunan infrastruktur," katanya.
Ditanya soal apakah mampu APBD Kepulauan Meranti untuk menuntaskan persoalan itu. Menurut Said Hasyim, APBD tidak akan mampu untuk mengalokasikan biaya pembangunan infrastruktur hingga 100 persen.
"Memang kalau kita berharap APBD, pasti tidak akan cukup. Karena saat ini anggaran untuk kegiatan tersebut hampir 60 persen dari APBD," ungkap Wabup Said Hasyim.
"Apalagi ditambah banyaknya medan berat di Kepulauan Meranti yang didominasi bertanah gambut, sehingga banyak kendala yang harus diminimalisir dalam progress pembangunan infrastruktur," tambah dia lagi.
Namun demikian, Pemerintah Kepulauan Meranti akan terus berupaya mengoptimalkan pembangunan infrastruktur yang prioritas difokuskan untuk terus menekan angka kemiskinan.
Tidak terlepas, katanya dari upaya memperebutkan biaya anggaran dari Pemerintah Provinsi. Sehingga pembangunan dapat dilaksanakan.
"Karena tidak berharap penuh dengan APBD, kita akan memperebutkan anggaran dari Pemerintah Provinsi Riau. Jadi nantinya tergantung pada proposal dan bagaimana kita menyusun perencanaan matang, sehingga dapat dipercaya dengan Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Pusat," ujar Wabup Said Hasyim. (MC Meranti/Humas/Na)
Kategori
Topik
Bagikan