Disbun Akan Lakukan Replanting Karet
Sabtu, 16 Maret 2019. Waktu baca 1 menit 3 detik.
Disbun Akan Lakukan Replanting Karet
MERANTI - Wakil Bupati Kepulauan Meranti, Drs H Said Hasyim mengatakan, perkebunan karet di Kepulauan Meranti sudah banyak yang tidak produktif. Pasalnya, karet yang tumbuh saat ini tidak pernah dilakukan peremajaan.
Karenanya, Said meminta kepada dinas terkait untuk mencari solusi terhadap permasalahan ini. "Karet yang ada sekarang hampir 50 persen tumbuh zaman Sultan Siak. Dinas terkait harus turun ke lapangan dan mengkaji apa yang harus di programkan sesuai dengan kebutuhan," ungkap Said.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas perkebunan dan holtikultura, Tengku Effendi mengatakan, pihaknya pada tahun 2019 ini akan melakukan peremajaan pohon (replanting) karet. Peremajaan bahkan menggunakan dana APBN.
"Kita sudah mengajukan ke Kementrian untuk dilakukan peremajaan pohon karet di Kepulauan Meranti tahun 2018 lalu sebanyak 400 hektar. Namun, pusat memberikan kuota lebih ke Meranti, yakni sebanyak 1200 hektar," kata Tengku Effendi.
Replanting karet tersebut akan dilakukan merata di setiap kecamatan di Kepulauan Meranti. Dan, menjadi fokus adalah di Kecamatan Pulau Merbau.
"Untuk peremajaan karet akan kita lakukan merata, namun Pulau Merbau yang menjadi fokus kita. Kita ingin setiap kecamatan ada masing-masing produk perkebunan," ungkap Tengku Effendi.
Selain karet, pihaknya juga mendapatkan bantuan tanaman perkebunan lainnya, yakni kelapa, sagu dan kopi.
"Selain karet kita juga dapat bantuan sagu 100 hektar, kelapa 200 hektar dan kopi 200 hektar. Untuk kelapa semuanya akan kita tanam di Pulau Topang," ungkapnya. (Humas/002)
Kategori
Topik
Bagikan