Diskes Akan Berperan Cegah Masyarakat Terjerat Narkoba

Kamis, 18 Juli 2019. Waktu baca 1 menit 29 detik.
image
Diskes Akan Berperan Cegah Masyarakat Terjerat Narkoba

MERANTI – Jika selama ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Meranti hanya membantu mensosialisasikan dan menghimbau agar masyarakat bisa jauh dari Narkotika dan Obat Terlarang (Narkoba), maka kedepan upaya lanjutan akan segera diwujudkan. Melalui Dinas Kesehatan (Diskes) akan dilaksanakan program rehabilitasi.

Agar bisa berjalan dengan baik, Diskes mengkoordinasikan petunjuk teknis dan petunjuk pelaksanaan program ini dengan Kementrian Kesehatan (Kemenkes). Karena, ditargetkan rencana aksi sudah bisa dimulai pada tahun 2020 mendatang.

Kepala Bidang (Kabid) Pengendalian dan Pemberantasan, Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kepulauan Meranti, Muhammad Fakhri, Rabu (17/7/2019) mengaku sedang meminta petunjuk kepada Kemenkes. Agar, Pemkab Meranti bisa berperan secara maksimal untuk menjauhkan masyarakat dari ketergantungan Narkoba.

“Dari data, sekitar 80 persen warga binaan di Cabang Rutan Selatpanjang terjerat kasus Narkoba. Dan umumnya juga merupakan masyarakat Meranti. Sehingga perlu dilakukan langkah tertentu untuk mencegahnya. Apakah nantinya direhabilitasi atau bagaimana,”katanya.

Menurutnya, program rehabilitasi menjadi salah satu pilihan pemerintah. Namun, belum pernah dilaksanakan di Meranti. Sehingga, dengan dukungan anggaran nantinya, hal itu bisa coba dilaksanakan untuk menekan jumlah masyarakat yang menjadi korban barang haram itu.

“Yang jelas saat ini, fasilitas rehabilitasi hanya ada di Pekanbaru, yakni RSJ (Rumah Sakit Jiwa) Tampan. Artinya, program yang perlu kita siapkan adalah jasa antar jemput korban ke fasilitas tersebut dan obat-obatan. Seperti halnya penderita gangguan jiwa,”terangnya.

Selain itu, penyebab awal Orang Gangguan Jiwa (OGJ) dari pengguna Narkoba juga akan semakin berkurang. Tinggal bagaimana mengusulkan program tersebut pada Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2020.

“Sejalan dengan pengusulan, kita juga coba memastikan bentuk program yang tepat dari Kemenkes. Sehingga saat dilaksanakan, sudah memahami mekanismenya,” akunya.

Asisten III Setdakab, H Rosdaner mengatakan bahwa Pemkab Meranti terus berupaya untuk membantu masyarakat. Apalagi kasus Narkoba di Meranti sangat tinggi.

“Kita akan terus membantu menyelamatkan masyarakat. Agar tidak menjadi korban penyalahgunaan Narkoba,” katanya. (humas/017)

© 2026 DISKOMINFOTIK

Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti