Tahun Depan, Kemiskinan Harus Turun Hingga 23 Persen
Minggu, 17 Maret 2019. Waktu baca 1 menit 41 detik.
Tahun Depan, Kemiskinan Harus Turun Hingga 23 Persen
MERANTI – Saat dimekarkan menjadi sebuah Kabupaten, persentase kemiskinan di Kepulauan Meranti, Provinsi Riau, mencapai 43 persen lebih. Walaupun secara konsisten terus menurun setiap tahunnya, masih tetap saja angka kemiskinan di Kabupaten paling bungsu di Riau ini menjadi yang tertinggi.
Bupati Kepulauan Meranti, Drs H Irwan MSi mengatakan angka kemiskinan Meranti saat ini sudah turun menjadi 28 persen. Meski begitu masih yang menjadi daerah paling miskin di Provinsi Riau.
“Tahun depan (2019), saya tergetkan angka kemiskinan bisa turun lagi diangka 23 persen. Kita akan upayakan bersama,” optimisnya.
Berbagai upaya yang akan dilakukan atau dilanjutkan dengan melakukan pembangunan jalan. Dimana dengan terbukanya akses dipercaya akan mendorong peningkatan ekonomi masyarakat.
“Selain itu, kita juga membuka akses antar pulau dengan membangun pelabuhan roro (roll on-roll of). Terbukanya akses menjadi salah satu upaya untuk menurunkan kemiskinan,” kata dia.
Orang nomor satu di Meranti itu memastikan program pembangunan jalan masih akan dilakukan dan fokus pembangunan fisik tahun 2019 ini. Apalagi tahun ini akses ke Pulau Sumatera akan segera terbuka dengan beroperasinya pelabuhan roro yang ada di Desa Insit (Pulau Tebingtinggi) - Pecah Buyung Desa Bantar (Pulau Rangsang).
“Selain menghubungkan Pulau Rangsang dan Pulau Tebingtinggi, kapal roro yang beroperasi disana juga akan melayani rute Pulau Sumatera dengan titik berlabuh di Pelabuhan Buton, Kabupaten Siak,” terangnya.
Disebutkan Irwan ada beberapa item yang harus fokus diselesaikan untuk meurunkan angka kemiskinan daerah. Diantaranya membuka lapangan pekerjaan, masuknya investasi, jaminan keamanan, dan membangun infrastruktur dasar masyarakat.
“Kalau semuanya item tersebut bisa dipenuhi, maka kemiskinan akan berkurang secara signifikan,” ujar Bupati.
Ketua DPRD Kepulauan Meranti, Fauzi Hasan SE menginginkan agar seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) bisa menterjemahkan dan merealisasikan keinginan Kepala Daerah tersebut. Karena menurutnya target tersebut sangat realistis dan dirasa efektif dalam membantu menurunkan angka kemiskinan di Meranti.
“Kami di DPRD akan juga terlibat dalam menseleksi seluruh rogram-program yang diusulkan oleh OPD. Sehingga harapan yang disampaikan Bupati tidak hanya sebatas angan saja. Tetapi mampu diwujudkan oleh OPD,” ungkap politisi PAN itu. (humas/017)
Kategori
Topik
Bagikan