Pemdes Tanjung Pisang Fokus Bangun Infrastruktur
Jumat, 23 November 2018. Waktu baca 1 menit 19 detik.
Pemdes Tanjung Pisang Fokus Bangun Infrastruktur
Selatpanjang - Pemerintah Desa Tanjungpisang, Kecamatan Tasik Putripuyu, Kabupaten Kepulauan Meranti tetap fokus pada pembangunan infrastruktur jalan, jembatan dan masjid.
Kepala Desa Tanjung Pisang, Kecamatan Tasik Putripuyu, Seliyanto, Kamis (22/11/2018), mengatakan, sekitar 60 persen Dana Desa (DD) yang disalurkan pemerintah pusat difokuskan pada pembangunan infrastruktur. Sementara 40 persen lagi dimanfaatkan untuk pemberdayaan masyarakat.
Pria yang akrab disapa Seli itu mengaku Alokasi Dana Desa (ADD) maupun DD semaksimal mungkin bisa dimanfaatkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Tanjung Pisang. Dan, pembangunan yang dilakukan juga disesuaikan dengan usulan warga melalui musyawarah desa.
Adapun sejumlah pembangunan yang telah dilakukan melalui DD tahun 2018, kata Seli, seperti rehab Pelabuhan Desa Tanjung Pisang sepanjang 50 meter dengan anggaran sekitar Rp140 juta, kemudian pembangunan jalan perumahan guru, penyambungan jalan pemuda sekitar 48 meter dengan anggaran sekitar Rp47 juta, dan pembangunan pondasi Masjid Al-Baqarah Tanjung Pisang yang menelan dana sekitar Rp100 juta lebih.
Sementara untuk ADD, sambung Seli, dimanfaatkan untuk membayar gaji perangkat desa. Dan, tahun 2018 ini Pemerintah Desa Tanjung Pisang juga memakai ADD untuk menambah pembangunan pondasi Masjid Al-Baqarah yang menghabiskan anggaran sekitar Rp60 juta.
"Target kita pada tahun 2019 nanti bisa dibangun turap pelabuhan. Namun, kita harus melihat terlebih dahulu kondisi dana, mengingat pembangunan turap membutuhkan dana yang cukup besar," ujarnya.
Pembangunan turap sangat dibutuhkan sebagai penahan ombak laut yang cukup dahsyat. Sebab, Desa Tanjung Pisang berhadapan dengan Selat Malaka. Sementara kondisi turap yang ada saat ini sudah hancur.
"Target kita turap itu bisa dibangun dengan panjang sekitar 50 meter. Jika dana tidak memungkinkan, setidaknya pada tahun 2019 bisa dibangun sekitar 30 atau 20 meter terlebih dahulu, mengingat masih banyak pembangunan lain yang sifatnya juga mendesak," jelas dia.(MC Meranti/Humas/Na)
Kategori
Topik
Bagikan