Bantu Warga Kurang Mampu, Camat Tebingtinggi Koordinasi Dengan Baznas

Kamis, 16 Mei 2019. Waktu baca 2 menit 6 detik.
image
Bantu Warga Kurang Mampu, Camat Tebingtinggi Koordinasi Dengan Baznas

MERANTI - Camat Tebingtinggi Helfandi MSi berkoordinas dengan Badan Amil Zakat (Baznas) Kepulauan Meranti untuk membantu salah satu masyarakat kurang mampu, Firdaus, warga Selatpanjang Timur. Rencananya, dalam waktu dekat rumah Firdaus (54) warga Gang Pinang Karya Utama itu akan segera direhab.

Menurut keterangan Camat Helfandi, sejak dua hari belakangan ini, viral informasi adanya warga kurang mampu dalam keadaan sakit. Sementara dua anaknya terpaksa putus sekolah dan mereka tinggal di gubuk yang sangat tak layak untuk ditempati.

Mendapat informasi itu, Helfandi langsung menghubungi pihak Bazas Kepulauan Meranti untuk langsung melakukan pengecekan lapangan. Ternyata benar, keluarga tak mampu itu hidup dalam kondisi memprihatinkan.

"Pihak kecamatan menfasilitasi agar bantuan Baznas bisa diberikan untuk Bapak Firdaus ini. Kita harap Baznas bisa membedah rumah itu," kata Helfandi.

Diakui pria berkacama tersebut, sejauh ini kecamatan masih berkoordinasi dengan pihak Baznas Kepulauan Meranti. Nantinya, mereka juga akan berkoordinasi dengan Disos atau Bagian Kesra Kepulauan Meranti untuk membantu membawa Firdaus berobat ke Pekanbaru. Pihak kecamatan juga mengajak semua pihak yang tersentuh hatinya untuk sama-ama berbagi demi guna memberikan kebahagiaan ke keluarga itu, apalagi saat ini bulan puasa Ramadan.

"Tidak menutup kemungkinan, kecamatan juga akan membantu melalui program Jumat berkah," ujarnya.

Di tempat berbeda, koordinator tim verifikasi lapangan Baznas Kepulauan Meranti, H A KARIM Z SH ketika dikonfirmasi membenarkan bahwa mereka telah turun ke lapangan (rumah Firdaus). Hasil peninjauan langsung itu, Karim menyimpulkan bahwa keluarga Firdaus memang layak mendapat bantuan karena memang dalam keadaan tidak mampu dan tinggal di gubuk yang hampir tumbang. "Iya, kita usahakan bantuan untuk merehab rumah itu. Mereka memang layak mendapatkannya," ungkapnya.

H Karim juga mengatakan Baznas sering mendapat laporan dari masyarakat maupun kepala desa terkait kondisi rumah warga yang kurang mampu. Mereka cepat merespon dengan turun langsung kelokasi. Kalau memang layak dibantu dan tidak ada permasalahan lahan, bantuan segera diberikan.

"Kita tak terlalu terpaku pada aturan harus punya tanah yang sah secara hukum. Kalau memang tidak bermasalah tanah mereka, kita bangunkan tempat tinggal (mereka). Itu sudah kita lakukan di banyak tempat," ujar H Karim.

Setelah viral di media sosial itu, bantuan mulai berdatangan dari banyak pihak. Rabu (15/5/2019) pagi, komunitas cewek-cewek bersedekah mendatangi kediaman Firdaus. Mereka memberikan bantuan berupa sembako, uang tunai, dan beberapa helai pakaian.

Terhadap dua anak Firdaus yang masih kecil dan sempat putus sekolah karena faktor ekonomi, akan diusahakan kembali mengenyam pendidikan. Komunitas ini pun berencana menyumbang sepeda untuk keduanya. "Kasihan, tadi kami kehujanan saat di rumah Pak Firdaus. Dinding rumah seadanya, di situ kamar dan di situ tempat masak. Sangat tak layak," ucap Yuyun, salah seorang anggota grup cewek-cewek bersedekah ini. (humas/001)

© 2026 DISKOMINFOTIK

Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti