Wisata Mandi Safar Bantu Tingkatkan Ekonomi Warga Tempatan

Sabtu, 20 April 2019. Waktu baca 1 menit 26 detik.
image
Wisata Mandi Safar Bantu Tingkatkan Ekonomi Warga Tempatan

SELATPANJANG - Wisata Mandi Safar di Tasik Nambus, Kecamatan Tebingtinggi Barat, Kabupaten Kepulauan Meranti, Provinsi Riau, menjadi salah satu event penting dalam membantu meningkatkan ekonomi warga tempatan.

Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan 2 (Disparpora) Kabupaten Kepulauan Meranti, Rizki Hidayat mengatakan, wisata Mandi Safar berpotensi memberikan berbagai feedback kepada pelaku pengembangnya maupun masyarakat.

"Mandi Safar ini akan menjadi destinasi populer di Meranti, jika kita bersama membantu mengembangkannya. Bahkan, bisa ikut menyumbang ekonomi masyarakat setempat," kata Rizky.

Menurutnya, apabila objek wisata itu dikembangkan, maka akan menetes ke bawah. Hasilnya bisa dirasakan langsung masyarakat setempat sebagai feedback dari kawasan mereka yang dijadikan tempat wisata.

"Disparpora yang dibantu oleh Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) dan Kesatuan Pengelola Hutan (KPH), telah mendapatkan dukungan penuh dari Bupati Kepulauan Meranti untuk pengembangan objek wisata tersebut," ujarnya.

Selain itu, lanjut dia, upaya membentuk wisata alam akan mampu membangun kembali nilai-nilai budaya yang ada di masyarakat, di samping menjaga alam agar tetap lestari.

Mandi Safar ini juga termasuk bagian dari Halal Tourism. Ini adalah bagian dari industri pariwisata yang ditujukan untuk wisatawan muslim. Pelayanan wisatawan dalam Halal Tourism juga merujuk pada aturan-aturan Islam.

"Tidak menutup kemungkinan bagi wisatawan non muslim yang ingin berdestinasi. Tapi, dengan syarat mereka juga harus mengikuti aturan-aturan yang diterapkan pada kawasan wisata Halal Tourism tersebut," ucap Rizky.

Pendapat serupa ikut diutarakan Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Tengku Fadli Fakhrudin. Dia menuturkan, ketika event wisata itu digelar, maka akan banyak masyarakat setempat yang berjualan berbagai kebutuhan pengunjung.

"Ini sudah sangat jelas dirasakan masyarakat dari segi ekonomi. Mereka bisa meraup keuntungan dengan berjualan makanan maupun minuman ringan di sana," tuturnya.

Untuk diketahui, Mandi Safar selalu dilaksanakan setiap tahun di Tasik Nambus, Desa Darul Takzim, pada hari Rabu terakhir dibulan Safar atau Rabu Wekasan.(humas/015)

© 2026 DISKOMINFOTIK

Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti