Warga Mulai Manfaatkan WhatsApp untuk Proses Penggantian Suket
Senin, 31 Desember 2018. Waktu baca 1 menit 37 detik.
Warga Mulai Manfaatkan WhatsApp untuk Proses Penggantian Suket
Selatpanjang - Sejak dilaunching program penggantian surat keterangan (Suket) dengan KTP-el bisa melalui aplikasi chatting WhatsApp pertengahan Desember 2018, sudah banyak warga Kepulauan Meranti memanfaatkannya. Hingga akhir Desember, hampir 20 orang warga sudah menggantikan Suket dengan KTP-el.
Aplikasi WhatsApp sengaja disiapkan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) untuk mempermudah urusan.
Menurut Kabid Kependudukan Disdukcapil Kepulauan Meranti, Budi Hartoyo, selama dua pekan sejak program itu dilaunching, hampir dua puluh orang warga telah menggunakannya. Mereka memanfaatkan kemudahan urusan ini untuk menggantikan Suket dengan KTP-el.
"Sudah ada yang memanfaatkannya," kata Budi Hartoyo, (31/12/2018)
Dijelaskan Budi, warga yang hendak berurusan ke Capil khususnya penggantian Suket, tak perlu lagi ke kantor. Melalui aplikasi chatting tersebut, warga cukup mengirim foto Suket ke nomor WhatsApp dan selanjutnya akan dicetak KTP-el nya. "Nanti setelah KTP-el nya dicetak, kita akan menghubungi yang bersangkutan melalui WA dan segera jemput (KTP-el) ke Disdukcapil," jelas Budi.
Inovasi pelayanan yang diterapkan Disdukcapil ini sesuai atensi dari Bupati Kepulauan Meranti, Irwan Nasir. Orang nomor satu di Kota Sagu itu meminta aparatur sipil di jajarannya untuk berinovasi dalam memberikan pelayanan maksimal ke masyarakat.
Menurut data, sejauh ini Disdukcapil telah mengeluarkan 1.362 lembar Suket. Suket itu diberikan ke warga yang telah melakukan perekaman namun belum dicetak KTP-el.
Adapun nomor WhatsApp yang bisa digunakan untuk proses penggantian Suket ke KTP-el adalah 082139300052. "Silahkan para pemegang Suket di Kepulauan Meranti untuk berkomunikasi melalui nomor tersebut," ajak Budi.
Selain bentuk inovasi, pelayanan baru ini sengaja dibuka untuk mempermudah masyarakat dalam memberikan hak suara pada Pemilu Serentak 17 April 2019 mendatang. Sebab, tanpa KTP-el, masyarakat tidak akan bisa memberikan hak suara pada Pemilu serentak tahun depan.
Ketua Komisi I DPRD Kepulauan Meranti, Edy Masyhudi, mengapresiasi terobosan yang dibuat Disdukcapil. Untuk itu, Politisi PPP ini mengimbau seluruh masyarakat khususnya pemegang Suket untuk segera berurusan melalui aplikasi chatting WhatsApp. Sebab, mudahnya urusan yang diberikan sangat sayang jika tidak dimanfaatkan. "Kalau ada yang mudah kenapa memilih yang sulit. Cukup chatting, urusan selesai. Manfaatkan ini dengan baik," ujar Edy. (MC Meranti/Humas/Na)
Kategori
Topik
Bagikan