Syekh dari Palestina isi tausyiah mingguan Mesjid Agung Darul Ulum
Rabu, 16 Agustus 2017. Waktu baca 1 menit 59 detik.
Syekh dari Palestina isi tausyiah mingguan Mesjid Agung Darul Ulum
SelatPanjang, KOMINFO – Rabu Malam (16/08), Masjid Agung Darul Ulum Kepulauan Meranti mendapatkan kunjungan dari Syekh Fadhi Izuddin Al-qedra, yang lahir di kota khan yunis di gaza palestina. Beliau memaparkan tentang "Penyelamatan Al-Aqsa”. Tausyiah tersebut dihadiri Wakil bupati kepulauan meranti DRS. H. Said Hasyim, Ketua DPRD Fauzi Hasan, kapolres, Danramil dan pejabat-pejabat dilingkungan kabupaten meranti, serta jamaah Mesjid Agung Darul Ulum.
Setelah Muqoddimah, syekh menyampaikan Keutamaan mesjid Al-Aqsa dan tanah palestina didalam ajaran agama islam, Kondisi terkini yang terjadi dimesjid Al-Aqsa dan sekitarnya, dan Apa kewajiban kita sebagai kaum muslimin umat islam terhadap mesjid Al-Aqsa.
Seperti apa yang telah disampaikannya, Al-Aqsa dan tanah palestina adalah tanah yang suci, tanah yang diberkahi oleh Allah S.W.T. Mesjid yang mulia diagungkan didalam ajaran islam dan itu terdapat didalam kitab suci AlQuran surat Al-isra’ ayat 1.
Keutamaan mesjid Al-Aqsa adalah mesjid yang kedua yang dibangun diatas bumi setelah mesjid Al-Haram juga terdapat didalam kitab suci Alquran surat Al-Baqarah dan Hadist Shahih Muslim yang menceritakan sahabat abu hurairah bertanya kepada rasul, mesjid apa yang dibangun pertama kali, Rasulullah menjawab “Mesjid Al-Haram dan yang kedua Mesjid Al-Aqsa” yang jarak rentangnya 40 tahun. kemudian Yang membangun mesjid Al-aqsa adalah Nabi Adam As,.
Mesjid Al-Aqsa dan tanah sekitarnya juga disebut tanah para Nabi, didalam sejarah Nabi Ishak AS, Nabi Yakub AS, Nabi Yusub AS, Nabi Daud AS, Nabi Sulaiman AS, mereka lahir dan tumbuh dipalestina disekitar mesjid Al-Aqsa. Dan Rasulullah S.A.W isra’ dan mi’raj ke mesjid Al-Aqsa, Nabi juga diminta para Nabi-Nabi untuk menjadi imam sholat dimesjid Al-Aqsa.
Dimesjid Al-Aqsa hari ini dijajah oleh penjajah zionis yahudi dan orang-orang islam dipersusah, dilarang untuk beribadah mendirikan sholat. Hampir 70 tahun yahudi menguasai dan mengatur mesjid Al-Aqsa, mereka merancang untuk merobohkan atau menghancurkan mesjid Al-Aqsa. Hal itu terungkap terdapat 48 lubang galian dibawah mesjid yang bertujuan untuk melemahkan pondasi mesjid.
Selain itu penjajah zionis mengganti ciri khas, lambang, simbol, peninggalan umat islam yang sudah lama terdapat dimesjid Al-Aqsa dan disekitarnya mereka ingin mengganti atau merubah dengan nama Israel”.ujar syekh.
“Mesjid Al-Aqsa adalah mesjid milik umat islam seluruh dunia dan tanggung jawab untuk umat islam seluruh dunia, bukan lah milik penjajah zionis yahudi yaitu israel. Kita diminta untuk membela dan membebaskannya dari penjajahan zionis” tutupnya.
Alhamdulillah Apa yang disampaikan Syekh Izuddin Al-qedra telah diterjemahkan oleh Ahmad Tarmidzi. Jazaakallahu khoiron. (MC Meranti /sf/ip).
Kategori
Topik
Bagikan