SMPN 4 Tebingtinggi Wakili Meranti Ikut Sekolah Adiwiyata Tingkat Provinsi

Minggu, 17 Maret 2019. Waktu baca 1 menit 21 detik.
image
SMPN 4 Tebingtinggi Wakili Meranti Ikut Sekolah Adiwiyata Tingkat Provinsi

MERANTI - Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 4 Tebingtinggi akan mewakili sekolah di Kepulauan Meranti untuk mengikuti penghargaan Adiwiyata Tingkat Provinsi Riau.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kepulauan Meranti, Hendra Putra mengatakan, sekolah tersebut layak untuk ikut bersaing di tingkat provinsi karena sekolah tersebut merupakan sekolah yang berhasil memperebutkan penghargaan Adiwiyata tingkat Kabupaten Kepulauan Meranti.

Dia juga menegaskan bahwa saat ini telah banyak kemajuan yang terjadi pada sekolah tersebut menjelang dilakukan penilaian. Sebab, penilaian Adiwiyata bukan sekedar sekolah itu indah. Penilaian di bidang administrasi, dokumen, serta tampilan fisik sekolah juga menjadi kategori penting. Bahkan, DLH juga akan terus mematangkan koordinasi dengan pihak sekolah serta membantu di bidang administrasi, dokumentasi, serta sarana dan prasarana yang dibutuhkan, seperti rumah kompos.

“Tahun ini SMPN 4 yang ikut bersaing di tingkat provinsi itu sudah kita akomodasikan untuk persiapan menuju Adiwiyata tingkat provinsi dimana DLH sudah membangun rumah kompos, dan fasilitas penunjang lainnya, tinggal bagaimana persiapan sekolah kedepannya,” ungkap Hendra.

Komponen untuk bisa meraih Adiwiyata meliputi beberapa hal menyangkut kebijakan berwawasan lingkungan, pelaksanaan kurikulum berbasis lingkungan, kegiatan lingkungan berbasis partisipatif dan pengelolaan sarana pendukung ramah lingkungan.

Sementara itu, Kepala Sekolah SMPN 4 Tebingtinggi, Syafii menuturkan bahwa dalam penilaian Adiwiyata ini dimulai dari ruang kelas, dimana ruang kelas tersebut merupakan partisipasi yang besar dalam menunjang program Adiwiyata ini. Sedangkan penilaian paling menonjol dari program Adiwiyata adalah kreativitas siswa dalam memaksimalkan dan pemanfaatan sampah menjadi barang berguna, termasuk keterlibatan 70 persen warga sekolah.

"Sejumlah kegiatan ramah lingkungan sudah kami terapkan di sekolah kami, misalnya pemilahan sampah organik, kertas dan plastik. Selain pemilahan, sekolah dituntut untuk dapat mengolah beragam sampah sehingga menjadi sesuatu yang berhasil guna,” jelasnya. (Humas/002)

© 2026 DISKOMINFOTIK

Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti