Semprong Selatpanjang Sampai ke Singapura
Selasa, 25 Desember 2018. Waktu baca 1 menit 23 detik.
Semprong Selatpanjang Sampai ke Singapura
Selatpanjang - Menjelang perayaan Imlek, rumah-rumah produksi kue semprong di Selatpanjang telah tampak sibuk. Dapur arang tempat pembakaran semprong mulai membara lagi.
Adalah Acin, satu pengusaha kue semprong yang membuka rumahnya sebagai sentra produksi kue semprong. Ia mempekerjakan 22 orang wanita sebagai pengrajin kue semprong. Tugas mereka mulai dari mencetak, membakar, hingga mengemas.
Kue semprong atau yang juga akrab disebut kue napal ini memiliki bahan utama tepung terigu dan santan yang dicampur dengan gula pasir dan telur. Satu kilogram tepung yang dicampur dengan satu kilogram santan akan membutuhkan tujuh ons gula dan delapan butir telur.
"Rasa manisnya benar-benar dari gula, bukan obat gula. Sementara renyahnya hasil dari proses pembakaran alamiah yang tetap dipertahankan oleh para pengrajin," jelas Acin, (25/12/2018)
Acin-lah yang bertugas membuat adonannya. Proses selanjutnya adalah pencetakan. Sebelum dicetak, permukaan cetakan harus diolesi dengan minyak. Baru kemudian, adonan dituang ke dalam cetakan.
Cetakan itu selanjutnya dimasukkan dalam tungku arang. Tidak butuh waktu lama untuk membakarnya. Setelah matang, kue itu bisa dibentuk beraneka rupa. Di Selatpanjang, hampir sebagian besar sentra produksi semprong membuatnya dalam bentuk gulungan-gulungan.
Satu kilogram adonan akan menghasilkan 400 batang semprong. Semprong-semprong yang sudah digulung itu kemudian akan dikemas dalam toples plastik. Seratus batang untuk setiap toplesnya. Toples-toples itu kemudian disusun kembali dalam sebuah kotak besar. Satu kotak besar muat hingga 12 toples.
"Setelah itu baru dikirim ke Singapura," ujarnya.
Kue semprong asal Selatpanjang memang diproduksi untuk memenuhi permintaan masyarakat Singapura. Permintaan kue semprong dari Singapura terbilang tinggi. Rumah produksi Acin bisa memasok hingga ratusan toples semprong ke Singapura di tiap bulannya. Ia mengirimnya dengan menggunakan kapal bersama dengan kue semprong dari pengusaha-pengusaha lain.
"Setiap bulan, setidaknya saya bisa kirim 200 kotak ke Singapura," tambahnya. (MC Meranti/Humas/Na)
Kategori
Topik
Bagikan