Satpol PP Meranti Tetap Semangat Tegakkan Perda
Selasa, 11 Desember 2018. Waktu baca 1 menit 45 detik.
Satpol PP Meranti Tetap Semangat Tegakkan Perda
Selatpanjang - Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Kepulauan Meranti, Joko Surianto Selamat terus berupaya menjaga soliditas anggotanya dalam melaksanakan tugas sebagai pengawal dan Penegak Perda.
"Untuk mewujudkan hal itu, sebenarnya bukanlah hal mudah. Sebab, dinamika yang dihadapi Satpol dalam melaksanakan tugas juga semakin komplet, sehingga dituntut loyalitas dan semangat tinggi", kata Joko Surianto, Selasa (11/12/2018).
Joko mengungkapkan, jumlah personil pada Satuan yang dipimpinnya ada 192 orang. Jumlah iru terdiri dari 1 Sekretaris, 3 Kepala Bidang dan Kasubag. Walau dihadapkan dengan keterbatasan, pihaknya tetap semangat.
"Sampai sampai pakaian dinas pun sudah 5 tahun belum juga ada dukungan", tutur Joko sambil bergurau.
Dia menjelaskan bahwa anggaran di Satpol PP hampir mencapai 6 miliar. Anggaran tersebut termasuk honor Banpol. Sedangkan di kecamatan, anggarannya hampir 2 miliar, tapi tidak termasuk honor Banpol.
Satpol PP Kepulauan Meranti juga
sudah menambah 1 fungsi lagi yakni Tim Yustisi untuk Kabupaten yang anggarannya berasal dari APBD, tapi anggaran yang tersedia untuk tahun 2019 dinilai belumlah layak.
Menurut Joko Surianto, Sekda sendiri sudah pernah berjanji untuk pengadaan baju Dinas Satpol PP. Mengingat anggaran tidak mencukupi, sampai sekarang belum terwujud.
"Ini jadi tantangan buat kami Satpol PP. Meski serba terbatas, Kabid Perizinan tetap melaksanakan swiping sekaligus menyampaikan himbauan tentang pajak dan alhamdulillah pada tahun 2018 PAD kita mengalami peningkatan dari tahun lalu", pungkasnya.
Dikatakan Joko lagi, sebenarnya sudah ada wacana, Meranti sebagai tuan rumah perayaan Ulang Tahun Satpol PP. Dikarenakan tidak ada jawaban pasti dari Pemkab, maka dengan berat hati harus dibatalkan.
"Seandainya jadi digelar di Meranti, coba bayangkan, ada sekitar 500 peserta yang datang. Pasti putaran ekonomi lumayan, sekalian promosi daerah kita", ucap Joko.
Sementara Kabid Ops Satpol PP Wira Guspian SH menuturkan, minimnya anggaran membuat pihaknya serba salah. Kenapa tidak, jika diam mereka diteriaki melempem. Sedangkan untuk turun lapangan, mereka terbentur biaya operasional.
"Terkadang, ada saja yang beranggapan miring terhadap Satpol PP, tepi yang terpenting adalah kami bekerja sesuai koridor. Dan, di Meranti ini kami lebih mengedepankan rasa kemanusiaan", kata Wira.
Mereka juga menyampaikan harapan agar pada 2019 nanti, ada perhatian lebih kepada Satpol PP. Apalagi sekarang sudah memasuki tahun politik yang membutuhkan perhatian kita semua dalam menciptakan situasi kondusif serta aman.(MC Meranti/Humas/Na)
Kategori
Topik
Bagikan