Persiapan Tarik Retribusi, Pelabuhan Rangsang Dibenah
Selasa, 19 Februari 2019. Waktu baca 1 menit 31 detik.
Persiapan Tarik Retribusi, Pelabuhan Rangsang Dibenah
MERANTI - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau mulai melakukan pembenahan Pelabuhan Rangsang. Saat ini telah disediakan kursi tunggu dan kursi roda bagi penumpang yang sakit. Begitu juga dengan area parkir telah ditata dam diberi pagar pembatas.
Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pelabuhan Rangsang, Nurmudin, SH didampingi Kasubbag TU, Limber, S.IP mengatakan pembenahan pelabuhan ini dalam rangka persiapan penarikan retribusi.
"Uji coba dulu. Kalau sudah normal, mungkin penarikan retribusinya bisa dimulai akhir Februari atau Maret mendatang," kata Nurmudin, Senin (18/2/2019).
Disampaikan Nurmudin, beberapa item yang mereka benahi di Pelabuhan Rangsang antara lain, penyediaan kursi tunggu bagi penumpang. Penyediaan kursi roda bagi penumpang yang sakit, penataan parkir kendaraan roda dua dan empat serta memasang pagar pembatas di pangkal dan ujung jembatan.
"Kendaraan tidak dibenarkan masuk ke jembatan. Bagi penumpang yang sakit, kita bawa pakai kursi roda. Penumpang juga tak dibenarkan masuk ke ponton sebelum kapal tiba. Mereka harus menunggu di ruang tunggu yang kita siapkan," tambah Limber.
Adapun kursi tunggu penumpang yang disiapkan UPT Pelabuhan Rangsang berjumlah 6 unit. Dimana per unit kursi bisa diduduki hingga 15 orang dewasa. Sementara untuk lokasi parkir kendaraan roda dua dan empat berjarak sekitar 30 meter dari pelabuhan. Selain itu, ada juga kawasan yang disiapkan dengan berbagai macam tanaman.
"Kita benahi dulu, biar tertib, baru ditarik retribusinya," ujar Limber.
Camat Rangsang Tunjiarto, M.Pd melalui Sekcam Rayan Pribadi, SH menyambut baik upaya pembenahan yang dilakukan UPT Pelabuhan Rangsang. Menurutnya memang sudah seharusnya pelayanan pelabuhan yang menjadi pintu masuk Riau dari arah Timur ini ditingkatkan.
"Ini juga sejalan dengan visi misi menjadikan Meranti Bandar Niaga. Pelayanan dan fasilitas pelabuhan memang harus ditingkatkan," ujar Rayan.
Lalu, kepada masyarakat, Rayan mengimbau agar selalu mematuhi aturan yang telah dibuat. Terutama dalam memarkirkan kendaraan bermotor untuk mendukung upaya pembenahan dan penertiban Pelabuhan Rangsang.
"Sama-sama kita taati apa yang telah diatur. Demi maksimalnya pelayanan pelabuhan kita," pesan Rayan. (Humas/001).
Kategori
Topik
Bagikan