Banyak Pejabat Mau Pindah, Irwan Tak Khawatir
Rabu, 27 Februari 2019. Waktu baca 1 menit 26 detik.
Banyak Pejabat Mau Pindah, Irwan Tak Khawatir
MERANTI - Bupati Kabupaten Kepulauan Meranti, Drs Irwan MSi, mengaku tidak khawatir jika ada pejabat eselon II yang ingin hengkang dari Pemkab Kepulauan Meranti. Bahkan, dia juga akan memberikan lampu hijau kepada mereka yang merasa tidak betah lagi bertugas di daerah ini.
"Dengan stok pejabat yang ada sekarang, saya tidak khawatir kalau pejabat eselon II mau pindah. Kalau ya memang mau pindah harus memenuhi persyaratan. Hal itu juga tidak menurunkan elektabilitas kinerja pemerintah dalam pembangunan daerah", ungkapnya, usai pelantikan pejabat eselon III dan IV di gedung orange kantor bupati, Jalan Dorak Selatpanjang, Selasa (27/2/2019).
Pernyataan Irwan cukup beralasan. Sebab, cadangan atau pelapis (pejabat lainnya) sudah dipersiapkan sebagai pengganti jika terjadi kekosongan jabatan.
"Mungkin dulu belum kita persiapkan, tapi sekarang sudah kita siapkan. Jadi, beberapa pejabat eselon II yang mau pindah silahkan saja, tidak masalah sekarang ini. Kita sudah siap pengganti mereka," terang Bupati Irwan.
Menurut dia, para pejabat eselon II tersebut merupakan ASN yang sudah senior. Sudah waktunya memang untuk mereka meningkatkan eselon ataupun karirnya.
"Penggantinya sudah disiapkan, makanya kita tak khawatir. Pejabat lapis kedua dan ketiga sudah siap untuk itu, jadi tidak masalah. Dengan begini akan melahirkan pemimpin baru," ujar Bupati.
Hal senada dengan Wakil DPRD Kepulauan Meranti, Muzamil saat dikonfirmasi di tempat yang sama. Ia mengakui sangat mendukung upaya bupati, jika nantinya memang tidak ada permasalahan.
"Secara keseluruhan, kami menilainya sangat positif. Memang ada perbaikan-perbaikan yang perlu dilakukan dalam struktur kinerja pemerintah dalam membangun daerah," ujarnya.
Hanya saja, dia menilai untuk dijadikan langkah dan upaya segera bagi Pemerintah adalah ASN yang masih belum disiplin terhadap kinerjanya. Perlu ada peningkatan yang efisien terhadap kedisplinan ASN yang tak harus dilakukan dalam mengabdi dengan negara.
"Untuk itu, kedepan perlu kerjasama semua pihak, supaya kinerja pegawai semakin lebih baik," katanya.(HUMAS/005)
Kategori
Topik
Bagikan