Orangtua Diminta Awasi Anaknya Saat Pergi Sholat Tarawih
Senin, 13 Mei 2019. Waktu baca 1 menit 29 detik.
Orangtua Diminta Awasi Anaknya Saat Pergi Sholat Tarawih
MERANTI - Di bulan suci Ramadan, umat muslim berduyun-duyun baik yang tua dan muda mendatangi masjid maupun mushalla untuk menunaikan sholat tarawih berjamaah. Namun bagi anak muda maupun remaja, tidak semua yang pergi ke mushalla maupun masjid dengan tujuan menunaikan ibadah, akan tetapi tidak sedikit yang memanfaatkan kesempatan tersebut dengan melakukan hal-hal yang terlarang.
Untuk itu, Camat Tebingtinggi, Kepulauan Meranti, Riau, Helfandi SE MSi meminta kepada orangtua untuk selalu waspada dan mengawasi anaknya agar tidak melakukan hal-hal yang dilarang tersebut.
"Orangtua harus selalu waspada dan mengawasi anaknya saat pergi tarawih. Kontrol dan pastikan betul-betul apakah anaknya sudah sampai ke mushalla maupun mesjid untuk menunaikan sholat tarawih atau sebaliknya," ujar Helfandi saat menyampaikan sambutan usai melaksanakan sholat Isya berjamaah di Masjid Babussalam baru-baru ini.
Menurut Helfandi pula, tak jarang para remaja yang tidak diawasi oleh orangtua ngakunya pergi ke masjid tetapi kesempatan itu digunakan untuk melakukan hal-hal yang merugikan dirinya sendiri dan orang lain.
"Peran orangtua sangat penting dalam mendidik anaknya terutama dalam hal pengawasan agar tidak terjerumus kedalam hal-hal negatif yang bisa merusak akhlaknya," ingat Camat berkacamata itu.
Terpisah, Kabid Pemberdayaan, Perlindungan Perempuan dan Anak Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinsos P3APPKB) Kepulauan Meranti, Juwita Ratna Sari, mengungkapkan bahwa peran orangtua sangat penting dalam mengawasi anaknya.
"Kalau di sekolah ada gurunya yang mengawasi namun waktunya terbatas, dan cendrung lebih banyak waktu di rumah. Jadi orangtua lah yang harus lebih berperan penting dalam mengawasi anaknya," ujarnya.
Kata Juwita pula, dengan perkembangan teknologi yang serba canggih di zaman modren ini tentu akan semakin kuat pulak pula pengaruh yang muncul.
"Sekarang handphone serba canggih, anak-anak kecil saja sudah pandai main apalagi anak-anak yang sudah menginjak dewasa. Jadi ini yang harus diwaspadai betul jangan sampai mereka salah memanfaatkan perkembangan teknologi ini," pungkasnya. (humas/004)
Kategori
Topik
Bagikan