Bupati H.M Adil Minta Kades di Meranti Data Anak Suku Akit Cerdas Untuk Dijadikan Bidan dan Perawat

Selasa, 13 Juli 2021. Waktu baca 1 menit 39 detik.
image
Bupati H.M Adil Minta Kades di Meranti Data Anak Suku Akit Cerdas Untuk Dijadikan Bidan dan Perawat
Selatpanjang - Bupati Kepulauan Meranti H. Muhammad Adil SH, didampingi Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintah Desa Drs. H. Irmansyah, kumpulkan perwakilan Kepala Desa untuk mendata anak-anak dari Komunitas Adat Terpencil (KAT) yang cerdas di Kepulauan Meranti untuk disekolah gratis khususnya jurusan Perawat dan Bidan, di Universitas ternama di Indonesia, melalui Program Meranti Cerdas, bertempat diruang Rapat Melati Kantor Bupati, Selasa (13/7/2021).
 
Seperti diketahui, Bupati dan Wakil Bupati Kepulauan Meranti H.M Adil-H. Asmar melalui program Meranti Cerdas, akan memberikan beasiswa gratis kepada anak-anak Meranti yang cerdas termasuk yang berada di Komunitas Adat Terpencil untuk menempuh pendidikan SI, S2 dan Doktoral, dalam program itu Pemkab. Meranti menargetkan 50 orang Sarjana dalam 1 Desa.
 
Untuk mensukseskan program ini Bupati H.M Adil, mengumpulkan perwakilan Kepala Desa ditiap Kecamatan Se-Kabupaten Meranti dalam rangka mendata anak-anak Meranti yang cerdas termasuk anak-anak yang berasal dari Kumunitas Adat Terpencil atau suku Akit.
 
Salah satu jurusan yang menjadi fokus Bupati H.M Adil untuk anak-anak suku Akit Meranti adalah Keperawatan dan Bidan, Bupati berharap setelah mereka tamat dapat membantu Pemerintah dalam memberikan pelayanan kesehatan didaerahnya.
"Jadi kalau ada orang Akit yang cerdas dan mau kuliah silahkan..., kita sekolahkan gratis anggaran sudah disiapkan 12.5 Miliar," ujar Bupati.
 
Melalui pertemuan itu Bupati meminta para Kades Se-Kabupaten Meranti untuk melakukan sosialisasi sekaligus mendata anak-anak yang berasal dari Komunitas Desa Terpencil yang setidaknya berjumlah 13 ribu orang untuk disekolahkan kejenjang Perguruan Tinggi minimal SI.
 
Selanjutnya dalam kesempatan itu Bupati H.M Adil, juga menyampaikan kerisauannya terkait rendahnya tingkat rata-rata pendidikan masyarakat Meranti yang hanya berada di kelas I SMP. Rendahnya tingkat rata-rata pendidikan di Meranti ini sangat berpengaruh terhadap Indeks Pembangunan Daerah (IPM) yang menjadi sapah satu indikator keberhasilan pembangunan disuatu daerah.
 
Agar masalah ini pelan-pelan dapat diselesaikan Bupati H.M Adil kembali meminta para Kades untuk mendata warganya yang tidak sekolah atau putus sekolah untuk dilanjutkan melalui program Paket A, B dan C. Bupati berharap dengan meningkatnya rata-rata pendidikan masyarakat dapat mendongkrak IPM di Kep. Meranti. ( MC Meranti/Na).

© 2026 DISKOMINFOTIK

Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti