Buka Akses Untuk Proses Akselerasi Pengentasan Kemiskinan

Senin, 15 April 2019. Waktu baca 1 menit 38 detik.
image
Buka Akses Untuk Proses Akselerasi Pengentasan Kemiskinan

MERANTI - Sampai saat ini, taraf pendidikan di Kabupaten Kepulauan Meranti tercatat paling rendah di Provinsi Riau.

Bupati Kepulauan Meranti Drs H Irwan Nasir MSi, mengatakan, salah satu penyebab rendahnya taraf pendidikan di Kabupaten Kepulauan Meranti di tingkat Provinsi Riau, karena banyaknya warga yang tidak bisa melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Dan, agka itu didominasi oleh suku terasing yang mendiami wilayah rawa dan di pesisir pantai di Kepulauan Meranti.

"Pendidikan kita paling rendah di Riau. Hal ini didominasi oleh suku terasing yang mencapai 32 ribu jiwa. Mereka mendiami pelosok, sehingga jarak susah ditempuh. Persoalan ini juga yang menyebabkan banyak di antara mereka yang tidak termotivasi untuk bersekolah," kata Irwan Nasir.

Dia juga menilai, tidak akan efektif
jika dibangun sarana dan prasarana belajar untuk suku terasing. Sebab, banyak hal yang perlu diperhatikan.

"Jika dibangun sekolah itu tidak akan efektif dan mubazir. Guru susah menuju lokasi dan mereka juga hidup berkelompok. Yang perlu kita lakukan adalah membangun akses untuk membuka isolasi, sehingga mereka gampang menuju sekolah," ungkap Irwan.

Apa yang ingin dilakukan Bupati itu, seiring dengan akselerasi capaian pembangunan infrastuktur dan peningkatan pembangunan manusia. Dengan begitu, maka pengentasan kemiskinan akan mudah dilakukan.

"Meningkatkan pembangunan infrastuktur dan pembangunan manusia adalah cara kita untuk fokus menurunkan angka kemiskinan," kata Bupati.

Menurut Irwan, sebaran angka kemiskinan berada pada suku terasing. Karenanya, bupati dua periode itu enggan untuk membangun kantor sebagai fasilitas pelayanan publik. Menurutnya, pengentasan kemiskinan lebih penting daripada membangun kantor yang megah.

"Membangun gedung mewah bukan suatu hal yang kita harapkan. Anggaran yang ada masih diperuntukan bagi saudara kita yang belum beruntung," ujar Irwan.

Ketua DPRD Kepulauan Meranti, H Fauzi Hasan mengatakan, pembangunan infrastuktur sebagai sarana penunjang perlu  dilakukan untuk mendukung visi dan misi bupati.

"Apa yang menjadi keinginan bupati menjelang berakhir masa tugasnya adalah sesuatu hal yang perlu didukung. Paling tidak ada pembangunan monumental untuk mendukung visi dan misinya, terutama pelabuhan dan jembatan, ini yang perlu diperhatikan. Untuk itu, OPD terkait harus selaras dalam menyepakati hal ini," ungkapnya. (Humas/002)

© 2026 DISKOMINFOTIK

Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti