Budaya Melayu Meranti Bakal Jadi Muatan Lokal
Rabu, 6 Maret 2019. Waktu baca 1 menit 12 detik.
Budaya Melayu Meranti Bakal Jadi Muatan Lokal
MERANTI - Budaya Melayu Meranti akan segera diajarkan di sekolah-sekolah di sebagai bagian dari muatan lokal dan mata pelajaran wajib dari tingkat SD dan SMP.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kepulauan Meranti, melalui Kasi Sejarah dan Kepurbakalan, Abdullah mengatakan, walaupun zaman sudah modern, generasi muda harus mengetahui adat dan budaya Melayu sebagai akar budayanya. Dan, isi dari pelajaran Budaya Melayu Meranti tersebut berkaitan dengan adat istiadat dan kearifan lokal daerah ini.
Selain melestarikan budaya, pelajaran budaya Melayu Meranti juga akan mengajarkan berbagai nilai luhur yang diwariskan. "Untuk draft kurikulumnya sudah kita siapkan. Nanti akan diatur dalam Perbup. Mudah-mudahan tahun ini sudah bisa diterapkan," kata Abdullah, Rabu (6/3/2019).
Pihaknya juga sedang menyiapkan buku panduan pelajaran Budaya Melayu yang disusun bersama-sama dengan tokoh adat. Apakah nantinya akan terintegrasi kedalam pelajaran kesenian, ekstrakurikuler, atau masuk sebagai mata pelajaran baru.
Dia juga menegaskan bahwa kurikulum penerapan Budaya Melayu di sekolah sangat penting untuk dilakukan. Apagi saat kemajuan teknologi semakin berkembang. Jika tidak, maka secara perlahan Budaya Melayu akan hilang dengan sendirinya kaeena oengaruh budaya luar.
"Kita akan berbuat semampu kita untuk memperkenalkan Budaya Melayu, sehingga tidak hilang begitu saja," ungkapnya.
Komisi III DPRD Kepulauan Meranti yang membidangi pendidikan menanggapi positif hal ini. Ketua Komisi III DPRD Kepulauan Meranti, Basiran SE MM, sangat mendukung kurikulum Budaya Melayu Meranti yang tengah dipersiapkan.
"Mayoritas masyarakat di Meranti adalah Suku Melayu, sudah sepantasnya kurikulum ini diajarkan di sekolah. Dan, kita dari DPRD sangat mendukung hal ini," kata Hadiran. (Humas/002)
Kategori
Topik
Bagikan