Berikut Pembangunan yang Mengantarkan Kejayaan Meranti
Senin, 31 Desember 2018. Waktu baca 2 menit 23 detik.
Berikut Pembangunan yang Mengantarkan Kejayaan Meranti
Selatpanjang - Sebagaimana yang diketahui, Bupati Kepulauan Meranti, Drs H Irwan MSi menjelaskan, Kabupaten Kepulauan Meranti secara geografis terletak pada bagian pesisir timur pulau Sumatera, dengan pesisir pantai yang berbatasan dengan sejumlah negara tetangga dan masuk dalam daerah segitiga pertumbuhan ekonomi Indonesia, Malaysia, Singapura.
Kabupaten yang identik dengan daerah Kepulauan, dimana keberadaan pulau-pulau tersebut dihubungkan oleh lautan yang disebut selat. Sehingga secara otomatis, memerlukan penghubung agar dapat terangkai menjadi daerah satu kesatuan yang mengantarkan kejayaan Meranti dan memudahkan dalam proses pembangunan.
Upaya pemerintah dalam menghubungkan pulau-pulau tersebut satu-persatu telah ditunaikan dengan membangun beberapa sarana seperti pelabuhan roro. Antara lain Roro Kampung Balak – Buton, Roro Pecah Buyung – Insit yang sedang dalam pembangunan, dan disusul juga dengan pembangunan Roro Lukit – Buton. Infrastruktur pelabuhan inilah merupakan hal terpenting yang harus disediakan oleh Pemerintah terutama dalam mewujudkan visi ‘Bandar Niaga’.
"Selain pembangunan yang saat ini tengah dalam progres, dalam kurun waktu satu dekade ini telah banyak infrastruktur pelabuhan yang telah selesai dibangun dan yang sejak dahulu dinanti-nantikan akhirnya dapat dirasakan masyarakat setempat. Seperti pelabuhan Tanjung Samak, Sungai Tohor, Kuala Asam, Repan, dan Tanjung gadai, dan sebagainya," ungkapnya. (31/12/2018)
Namun miris, kata Bupati Pelabuhan Dorak yang direncanakan dibangun dengan taraf Internasional untuk penunjang ekonomi banyak menuai kontroversi. Pelabuhan yang dibangun dengan menggunakan anggaran sharing budget dengan pemerintah pusat, dimana pembangunan jetty atau sisi laut pelabuhan telah selesai dibangun.
"Namun, sisi darat yang merupakan kewajiban pemerintah daerah masih terkendala dengan beberapa persoalan lahan yang belum ada pembebasan," aku Bupati.
Sementara infrastruktur jalan yang merupakan hal yang terpenting dalam menunjang pertumbuhan ekonomi di Kepulauan Meranti, pemerintah telah menyelesaikan pembangunan sepanjang 929,41 kilometer. Kemudian aspek pendidikan yang menentukan keberhasilan pembangunan, tiap tahun Pemerintah telah melaksanakan kewajibannya untuk menganggarkan dari alokasi APBD tidak pernah kurang dari 20 persen.
"Saat ini, pembangunan pendidikan di Kepulauan Meranti telah mencapai 12,77 tahun untuk angka Harapan Lama Sekolah dan 7,47 tahun untuk angka Rata-rata lama Sekolah," terang pria lulusan UGM itu.
Terlebih, sambung Bupati, pembangunan kesehatan telah menunjukkan keberhasilan dengan perkembangan jumlah puskesmas yang telah tersebar diseluruh Kecamatan di Kepulauan Meranti yang dianggarkan dari alokasi APBD sebesar 10 persen. Selain itu, peningkatan ekonomi rakyat, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti telah melakukan berbagai upaya, diantaranya meningkatkan penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR).
"Tahun 2018, penyaluran tercatat mencapai Rp 49.350.343.000,- yang disalurkan melalui lembaga perbankan dan PT Timah Tbk," katanya.
Bupati Irwan yang lebih sering berada diluar kota, ternyata selalu pulang menjemput prestasi yang ditanamkan dari upaya-upaya pembangunan Kepulauan Meranti sejak satu dekade baik ditingkat Provinsi maupun Nasional. Adapun prestasi yang telah diraih adalah, Kabupaten Peduli HAM, Iven Wisata Terpopuler Indonesia, Predikat Opini WTP dari BPK sejak tahun 2012 hingga 2018, Peraih Procorucement Award dari LKPP RI, Penghargaan APIP kategori level 2 dari BPKP RI.
Kemudian Penghargaan Baznas Award dari Baznas RI, Anugerah Aditya Karya Mahatva Yodha dari Presiden RI, Pemda berkinerja terbaik pertamadalam penyaluran Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik, dan sejumlah prestasi lainnya. (MC Meranti/Humas/Na)
Kategori
Topik
Bagikan