Baznas Meranti Kelola 6 Ambulance

Senin, 31 Desember 2018. Waktu baca 2 menit 13 detik.
image
Baznas Meranti Kelola 6 Ambulance

MERANTI - Pemda kembali memberikan kesempatan kepada Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kepulauan Meranti untuk mengelola 5 unit ambulance. 5 unit ambulance tambahan tersebut terdiri dari 4 ambulance laut dan 1 ambulance darat.

Dengan ini, Baznas Kepulauan Meranti telah mengelola 6 unit ambulance. Terdiri dari 5 unit ambulance laut dan 1 unit ambulance darat. Kesempatan itu diberikan lantaran Baznas Kepulauan Meranti terbukti maksimal memberikan pelayanan ke warga yang membutuhkan.

Sebelum dikelola penuh oleh Baznas, terlebih dahulu dilakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) pada, Selasa (25/4/2017) lalu.

Bupati H Irwan sempat mengapresiasi kinerja Baznas. Kata H Irwan, sebelum ini Pemda telah menyerahkan 1 unit ambulance laut untuk di kelola Baznas dalam rangka membantu masyarakat yang sakit dan meninggal dunia. Selama itu pula, terbukti ambulance laut tersebut telah dikelola dengan baik oleh Baznas dan mendapat kepercayaan masyarakat.

Karena tingginya kebutuhan masyarakat, apalagi Kepulauan Meranti memiliki banyak pulau, Pemda Meranti berusaha mengadakan 7 (ambulance). Saat ini seperti dikatakan Bupati bantuan Ambulan laut dan darat yang diberikan Pemda dan dikelola oleh Baznas Meranti telah berjumlah 6 Unit yakni 5 Ambulace laut dan 1 Ambulace darat.

Seperti target awal Pemda Meranti, Ambulance laut itu akan ditempatkan di kecamatan yang jauh dari Ibukota. Pernah disampaikan tahun 2016 lalu, Ambulance laut akan diletakkan di Bandul Pulau Padang, Tanjungsamak Pulau Rangsang, Belitung Pulau Padang, dan Sungaitohor Pulau Tebingtinggi bagian Timur.

Selain itu, Pemda Kepulauan Meranti juga memberikan bantuan operasional ambulance kepada Baznas sebesar Rp2 miliar pertahun. "Ini bentuk usaha nyata Pemda dalam membantu masyarakat yang mengalami kesulitan secara konkrit," kata Bupati Irwan.

Pemberian bantuan Ambulance laut dan darat tersebut diceritakan H Irwan, berawal saat pertama dirinya sebagai bupati. Banyak keluhan masyarakat yang berada di pulau saat ada warga yang sakit atau meninggal dunia sementara harus diseberangkan dari satu pulau ke pulau lain. Kesulitan itu terjadi akibat tidak tersedianya 7 laut.

"Dulu banyak masyarakat yang meninggal di tengah jalan karena susahnya memperoleh angkutan ketika itu," jelasnya Bupati.

Menyikapi hal tersebut, H Irwan bersama SOPD terkait mencoba mengambil kebijakan untuk pengadaan ambulance laut dan ambulance darat. Namun, untuk membantu pengadaanya tak semudah yang difikirkan karena terbentur berbagai aturan. Akhirnya Pemda Meranti berkoordinasi dengan Baznas dan disepakati pengelolaan bantuan ambulance diserahkan kepada Baznas.

"Hasilnya sangat memuaskan, masyarakat cepat dapat bantuan ketika membutuhkan," ujar H Irwan.

Setelah memberikan bantuan Ambulance laut dan darat, Pemda Meranti juga menindaklanjuti dengan melakukan kerjasama ke Rumah Sakit di Kabupaten Bengkalis dan Karimun Kepulauan Riau, yang memiliki fasilitas kesehatan lebih baik. Berkat kerjasama tersebut, masyarakat Meranti cukup membawa surat tidak mampu maka akan dilayani dengan baik di Bengkalis dan Tanjungbalai. Dimana, seluruh biaya pengobatan akan ditanggung oleh Dinas Kesehatan Meranti.

"Ini salah satu upaya yang dilakukan Pemda untuk membantu masyarakat dalam mendapatkan pelayanan kesehatan dan selama ini sudah banyak yang tertolong," kata H Irwan lagi. *

© 2026 DISKOMINFOTIK

Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti