Ambruk, Warga Berharap Jalan Banglas Segera Diperbaiki

Sabtu, 20 April 2019. Waktu baca 1 menit 23 detik.
image
Ambruk, Warga Berharap Jalan Banglas Segera Diperbaiki

MERANTI -- Kondisi Jl. Banglas, Desa Banglas, Kecamatan Tebingtinggi, Kabupaten Kepulauan Meranti, Provinsi Riau makin memprihatinkan. Sepanjang kurang lebih 50 meter mengalami rusak berat.

Tidak hanya bodi jalan. Kerusakan parah juga terjadi pada turap betonnya. Kenyataan itulah yang membuat warga berharap perhatian lebih dari Pemda untuk segera membangunnya kembali.

Pantauan di lapangan, runtuhnya sisi kanan jalan tersebut disebabkan turap beton sudah pecah dan roboh ke selokan. Kondisi ini dikhawatirkan akan berbahaya bagi masyarakat pengguna jalan yang bersepeda motor ketika melintasinya.

"Sudah sekitar setahun ambruknya. Kita berharap Pemkab melalui dinas terkait segera memperbaikinya. Sebab, banyak masyarakat yang beraktivitas melintas di jalan tersebut. Baik yang pakai sepeda motor maupun gerobak motor," kata Eri, warga sekitar.

Kepala Desa (Kades) Banglas, Syamsurizal, mengaku pihaknya juga berkeinginan sama agar jalan yang rusak itu segera diperbaiki kembali. Dia mengakui bahwa Pemdes Banglas sendiri tidak akan mampu memperbaiki jalan yang rusak itu. Mengingat anggarannya terlalu besar, maka diyakin tidak akan terbenahi dengan besaran ADD yang diterima tiap tahunnya.

Menurut Syamsurizal,  Jalan Banglas ujung termasuk salah satunya akses yang direncanakan masuk kawasan jalan lingkar sesuai program Pemkab Kepulauan Meranti. Karenanya, dia berharap kondisi itu segera diperbaiki.
 
"Saya kira jalan yang rusak itu perlu segera diperbaiki oleh Pemkab. Kalau dari dana desa kita memang tidak terkaper," ucap Syamsurizal.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum (Kadis PU), H Herman, melalui Kepala Bidang (Kabid) Bina Marga, Herianto menyampaikan bahwa pihaknya akan melakukan kroscek terhadap kondisi rusaknya jalan tersebut. Sebab, tahun ini juga Pemkab akan melanjutkan pekerjaan peningkatan Jalan Pemuda Setia di Desa Banglas yang direncanakan jadi jalan lingkar Ibukota Kabupaten (Selatpanjang)

"Senin ini kita ke lapangan. Akan kita cek kondisinya terlebih dahulu agar bisa diprogramkan pembenahannya," ungkap Herianto.(humas/015)

© 2026 DISKOMINFOTIK

Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti