Tidak Hanya Narkoba, Pelajar Juga Diminta Jauhi Seksual
Minggu, 28 April 2019. Waktu baca 1 menit 39 detik.
Tidak Hanya Narkoba, Pelajar Juga Diminta Jauhi Seksual
MERANTI - Tidak hanya persoalan narkoba yang merusak generasi penerus bangsa, tapi juga seksual bebas. Karena, aktivitas melanggar hukum itu juga bisa menimbulkan persoalan yang sangat merugikan kalangan pelajar.
Demikian diungkapkan Kepala Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 1 Tebingtinggi Poyadi, dalam sambutannya pada kegiatan Granat Goes To School, Sabtu (27/4/2019) siang.
"Sekarang ini, tidak hanya persoalan narkoba saja. Akan tetapi, seksual bebas dikalangan pelajar juga persoalan yang sangat luar biasa saat ini. Jika ini terus dibiarkan, maka tentu akan merusak generasi muda kita kedepannya," ujarnya.
Dijelaskan Poyadi, tidak sedikit kalangan pelajar saat ini yang terlibat dengan persoalan seksual. Bahkan, baru-baru ini saja ada pelajar di Kepulauan Meranti yang berurusan dengan aparat kepolisian atas perbuatan seksual tersebut.
"Baru-baru ini, kita ketahui ada pelajar tingkat SMA dan SMP di Meranti yang terlibat dengan kasus seksual. Oleh karena mereka dibawah umur tentu dapat pendampingan dari pihak perlindungan anak," jelasnya.
Jadi, kata Poyadi, untuk menghindari agar hal tersebut tidak terjadi dikalangan pelajar SMAN1 Tebingtinggi, para siswa diminta untuk menghindari dari perbuatan seksual tersebut.
"Jangan sampailah hal itu terjadi kepada siswa kita. Karena bukan hanya sekolah, orang tua juga akan mendapatkan aib dari perbuatan tercela itu," ingatnya.
Lebih jauh, Poyadi juga meminta peran dan kerjasama dari orangtua dalam mengontrol anak-anaknya untuk menghindari dari perbuatan seksual tersebut.
"Peran orangtua juga sangat penting, karena orangtua dan guru harus saling mengingatkan agar anak-anak kita tidak terjerumus kedalam perbuatan maksiat," ungkapnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Kepulauan Meranti Drs H Said Hasyim, juga mengingatkan hal serupa kepada para siswa untuk menghindari dari narkoba dan seksual.
"Tidak hanya narkoba, seksual juga harus dihindarai. Jadi, tidak hanya berperang melawan narkoba tetapi berperang melawan hawa nafsu," tegasnya.
Said Hasyim berharap kasus serupa tidak lagi terjadi di Kepulauan Meranti. Apalagi melibatkan kalangan pelajar tentu akan merusak masa depan.
"Untuk itu, anak-anak ku mari kita sama-sama memberantas narkoba dan seksual ini. Sehingga tidak ada lagi kalangan pelajar yang terlibat dengan hal-hal negatif tersebut," ajaknya. (humas/004)
Kategori
Topik
Bagikan