Wujudkan Kantin Sekolah Sehat Lewat Jajanan Aman dan Bergizi
Jumat, 21 Desember 2018. Waktu baca 1 menit 58 detik.
Wujudkan Kantin Sekolah Sehat Lewat Jajanan Aman dan Bergizi
Selatpanjang - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kepulauan Meranti melakukan sejumlah terobosan dalam menciptakan sekolah yang sesuai standart Pendidikan Nasional.
"Ada empat hal yang harus di perhatikan, untuk memenuhi standart Nasional, yakni perbaikan mutu pendidikan, pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer, evaluasi akreditasi sekolah, serta meningkatkan unit kesehatan sekolah atau UKS", terang Kepala Disdikbud Kepulauan Meranti, Drs, H. Nuriman Khair MM, Jumat (21/12/2018).
Nuriman menambahkan, untuk perbaikan mutu pendidikan, pelaksanaan UNBK, serta evaluasi akreditasi sekolah telah berjalan dan dievaluasi setiap tahunnya. Sementara untuk Unit Kesehatan Sekolah atau UKS, pihaknya kini telah mulai mencanangkan sekolah bersih terutama kebersihan dan keamanan jajanan di kantin sekolah.
"Kita akan berusaha bagaimana menciptakan pengelolaan kantin sekolah yang bersih dan higienis, serta jajanan yang di jual bergizi dan aman sehingga baik bagi kesehatan anak didik," terang Nuriman.
Meski belum maksimal diterapkan, namun sejumlah sekolah mendukung program itu. Hal ini dibuktikan saat sidak BBPOM Pekanbaru beberapa waktu lalu, lewat kegiatan pengawasan Pangan Jajanan Anak Sekolah (PJAS). Dari pemeriksaan yang dilakukan terhadap 7 Sekolah Dasar di Kota Selatpanjang, tak di temukan adanya jajanan yang mengandung zat berbahaya, seperti borax, rhodamin b, formalin, serta methanyl yellow.
"Dari pemeriksaan yang kita lakukan terhadap jajanan kantin di sejumlah sekolah, kondisi jajanan tidak tercemar zat berbahaya," jelas Pengawas Farmasi dan Makanan (PFM) penyelia bidang infokom BBPOM pekanbaru, Nunang Ganis, S.Sos.
Meski aman dari kontaminasi zat berbahaya, namun untuk mendapatkan prediket kantin sehat BBPOM memberikan sejulah rekomendasi, mulai dari bangunan kantin, prilaku petugas kantin serta kebersihan lingkungan kantin sekolah.
"Ada sejumlah hal yang kita rekomendasikan. Misalnya, petugas kantin harus menggunakan celemek, penjepit makanan juga harus tersedia, serta penambahan tempat sampah. Kita juga merekomendasikan pemilik kantin tidak menjual minuman sachet yang tak aman bagi anak-anak", terang Nunang.
Mendapat kunjungan dan sosialisasi dari BBPOM Pekanbaru, sejumlah sekolah sangat antusias dan berkomitmen menjalankan rekomendasi yang diberikan.
"Kita bersyukur hasil pemeriksaan negatif dan jajanan yang ada di sekolah kita dipastikan aman dari zat berbahaya," ucap Kepala Sekolah SDN 01, Zahari, S.Pd.
Zahari mengaku, pembenahan akan terus di lakukan terutama dalam menciptakan kantin yang higienis serta jajanan yang sehat dan berfizi bagi para siswanya.
"Kita akan menindaklanjuti rekomendasi yang diberikan pihak BBPOM. Salah satunya dengan menambah jumlah tong sampah," jelas Zahari.
Lewat pembenahan tersebut tak hanya mendukung program pemerintah, namun juga sebagai upaya mewujudkan pangan jajanan sekolah yang aman, bergizi dan bermutu, demi terciptanya generasi indonesia yang sehat. (MC Meranti/Humas/Na)
Kategori
Topik
Bagikan