Warga Tanah Kuning Dambakan Listrik PLN
Rabu, 12 Desember 2018. Waktu baca 1 menit 55 detik.
Warga Tanah Kuning Dambakan Listrik PLN
Selatpanjang - Masyarakat Dusun Manggis (Tanahkuning), Desa Bokor, Kecamatan Rangsang Barat, Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau, sejak dulu terus mendambakan listrik dari Perusahaan Listrik Negara (PLN).
"Selama ini kamis sangat terisolasi masalah penerangan. Sampai sekarang belum ada jaringan listri dari PLN yang masuk ke tempat kami", ucap Anis, salah seorang warga Tanahkuning.
Secara geografis, kata Anis, Dusun Manggis dipisahkan oleh Sungai Bokor. Di dusun ini terdapat sebanyak 160 Kepala Keluarga (KK) yang hidup di bawah garis kemiskinan.
Belum tersedianya liatrik dari PLN membuat warga begitu kesulitan. Apalagi untuk beraktivitas di malam hari. Alasan itulah yang membuat mereka sangat mendambakan listrik dari PLN
Hal senada juga disampaikan tokoh pemuda Desa Bokor, Sopandi SSos. Dia berharap pihak PLN segera merealisasi permintaan masyarakat Dusun Tanah Kuning karena sangat minim dengan sarana penerangan.
Menurut dia, selama ini warga Tanahkuning hanya bisa menggunakan mesin diesel sebagai penerang saat malam hari. Dan, kemampuannya pun terbatas karena
mesin bantuan Pemkab Meranti melalui program listrik desa tersebut sangat banyak membutuhkan BBM jenis solar.
"Kalau hanya mengandalkan mesin diesel jelas takkan sanggup karena sangat banyak memakai solar. Makanya, mesin diesel hanya bisa dihidupkan dari jam 6 sore sampai jam 10 malam", ucap Sopandi.
Dia juga mengingatkan bahwa mesin diesel itu diberikan Pemkab Meranti sebenarnya hanya bersifat sementara waktu, menjelang jaringan PLN masuk ke Tanahkuning. Namun, setelah beberapa tahun berlangsung, belum juga terlihat adanya kepedulian dari PLN untuk membangun jaringan.
Persoalan itulah yang membuat warga Dusun Manggis (Tanahkuning) merasa terbelenggu oleh kegelapan. Dan, tidak bisa beraktivitas lebih saat malam hari untuk mencari penghasilan tambahan.
"Agar keterbatasan ini tidak terus-terusan mendera warga Tanahkuning, kamis sangat mengharapkan agar jaringan PLN segera hadir dan terpasang dari rumah ke rumah", ucap Sopandi.
Harapan sama juga disampaikan Pj. Kepala Desa Bokor, H. Aminnullah S. Ag. SH. MSi. Menurut dia, keberadaan listrik PLN diharapkan mampu memberi solusi bagi warga Tanahkuning. Sehingga, warga tidak perlu lagi harus mengeluarkan uang lebih hanya untuk mendapatkan penerangan melalui mesin diesel.
"Kalau ada listrik dari PLN, tentu akan disambut baik oleh masyarakat Dusun Tanah Merah yang dihuni sekitar 160 KK. Mudah-mudahan tahun ini terealisasi," harap Aminnullah.
Terpisah, Kepala PLN Rayon Selatpanjang Jannatul Firdaus, Rabu (12/12/2018), mengatakan pihaknya telah melakukan survei ke lapangan. Jika tidak ada halangan, 2019 nanti akan terealisasikan.
"Insyaallah 2019, karna sudah disurvei ke lapangan. Kita harap masyarakat bisa bersabar dan kita akan berusaha semaksimal mungkin," ungkapnya.(MC Meranti/Humas/Na)
Kategori
Topik
Bagikan