Usaha Cetak Batu Bata di Tanjungpisang Butuh Dukungan Pemkab
Rabu, 22 Mei 2019. Waktu baca 1 menit 16 detik.
Usaha Cetak Batu Bata di Tanjungpisang Butuh Dukungan Pemkab
MERANTI - Kelompok Usaha Bersama (KUBE) Batu Bata Desa Tanjungpisang Kecamatan Tasik Putri Puyu, Kepulauan Meranti, Riau, membutuhkan dukungan dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) untuk mengembangkan usaha.
Hal itu disampaikan Ketua KUBE Tanjungpisang, Safrizal SE, baru-baru ini. Dia mengatakan usaha yang mereka geluti tersebut sudah berjalan sekitar 2 tahun. Setidaknya, ada belasan anggota dan warga yang bekerja mencetak batu bata dari tanah liat di kelompok usaha tersebut.
"Alhamdulillah, sejak ada usaha bata ini, ekonomi warga sangat terbantu. Setiap harinya ada saja yang bekerja mencetak bata. Karena kita masih pakai sistem manual dan tradisional. Kami butuh dukungan Pemda melalui Dinas terkait untuk meningkatkan geliat usaha ini," ungkapnya.
Dia menyebutkan, dalam satu tahun KUBE ini bisa memproduksi rata-rata 100 ribu keping batu bata. Sedangkan untuk harga jual atau pasarannya, perkeping bata di patok Rp1.000.
"Terkadang kami sempat kewalahan disaat orderan banjir. Sebab, proses pencetakan masih sistem manual. Disamping itu, modal usaha juga menjadi salah satu kendala kami dalam meningkatkan produksi," beber Syafrizal.
Kepala Dinas Pedagangan Perindustrian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disdagprinkop dan UKM), melalui Sekretaris Rudi Alhasan, belum lama ini mengaku bahwa pihaknya siap membantu pengembangan pelaku usaha yang ada di Meranti. Namun, tentu sesuai ketentuan dan mekanisme yang berlaku.
Salah satunya, sebut dia, dukungan berupa bantuan peralatan yang diusulkan ke Kementerian terkait, dan pelatihan kerja bagi kelompok usaha.
"Pada dasarnya, kita tetap mengakomodir semua usulan terkait pengembangan usaha kecil menengah (UKM), termasuk KUBE. Namun, semua itu harus sesuai pula dengan mekanisme serta ketentuannya. Silahkan ajukan proposal, nanti akan langsung kita usulkan ke Kementerian," jelas Rudi. (humas/015)
Kategori
Topik
Bagikan