UMKM Diminta Pasarkan Produk Melalui Sistem Online

Selasa, 6 Agustus 2019. Waktu baca 1 menit 29 detik.
image
UMKM Diminta Pasarkan Produk Melalui Sistem Online

MERANTI - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Meranti, melalui Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi dan UKM (DisperindagKop UKM) terus mendorong Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) untuk memasarkan produk mereka melalui sistem online.

Berdasarkan data yang dimiliki, saat ini terdapat 10.148 UMKM di Kabupaten Kepulauan Meranti. Kebanyakan masih menggunakan sistem offline atau tatap muka.

Kepala DisperindagKop UKM Kabupaten Kepulauan Meranti Azza Fahroni mengaku, tidak mudah membangun bisnis online bagi pelaku UMKM. Para pelaku usaha masih banyak yang menghadapi kendala seperti membuat brand, membuat desain, hingga mendapatkan modal.

“Jika metode penjualan dalam sistem offline belum dibenahi, maka akan sulit untuk berhijrah ke bisnis online. Padahal bisnis ini sangat menjanjikan,” akunya, Senin (05/08/2019).

Menurut Azza, hal ini dikarenakan target pasar pada bisnis online tidak bisa terukur dan kerap menimbulkan ketidakpastian dalam hal penyediaan barang. Termasuk juga dalam pengemasan serta pengirimannya.

“Ini tidak segampang yang kita bayangkan. Namun, itu (online shop) harus kita lakukan. Karena dituntut oleh perkembangan zaman dan kebutuhan pasar yang serba instan dan cepat,” ujarnya.

Kendati demikian sambung Azza, disisi lain, kesempatan pelaku usaha untuk masuk ke jalur online saat ini dipandang lebih mudah. Pelaku usaha bisa bergabung dengan marketplace atau lapak jual beli.

Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Kepulauan Meranti Taufiek mengatakan, pelaku usaha di Kepulauan Meranti bisa bersaing dengan memanfaatkan internet dalam memasarkan produknya. Selain tentunya dengan meningkatkan kualitas produk hingga desain kemasan yang menarik.

“Produk-produk daerah kita sudah bagus. Tapi harus bersaing ketat dengan produk negara tetangga yang pemasarannya lebih modern. Namun, menurut saya yang menjadi kendala adalah kemasan serta desain yang kurang menarik,” jelasnya.

Ia berpendapat, pelaku usaha memang harus bisa melihat peluang pasar. Sekaligus menjadikan produknya semakin dikenal dan menjangkau pemasaran yang lebih luas.

“Manfaatkan segala jenis fasilitas sebaik-baiknya. Kami tentu mendukung hal baik yang dilakukan masyarakat," tutur Taufiek. (humas/022)

© 2026 DISKOMINFOTIK

Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti