Meranti Dapat Bantuan Mesin Pengolah Limbah Plastik

Rabu, 13 Februari 2019. Waktu baca 1 menit 21 detik.
image
Meranti Dapat Bantuan Mesin Pengolah Limbah Plastik

MERANTI - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti mendapat bantuan sebanyak 2 unit mesin pengolah sampah plastic dan 2 unit gerobak motor pengangkut sampah dari PT EMP Malacca Strait SA. Dengan bantuan tersebut, nantinya Kota Sagu bisa mengolah limbah plastik menjadi plastik lebih berguna.

 

2 unit mesin itu terdiri dari mesin pencacah plastik dan mesin pengolah kompos. Diserahkan langsung oleh Menejer PT EMP Mega Nainggolan dan diterima Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Hendra Putra MSi. Penyerahan diawali dengan apel bersama serta disaksikan Camat Tebingtinggi Helfandi MSi.

 

Menurut Mega Nainggolan, bantuan ini wujud dari komunikasi yang baik antara perusahaan dengan Pemda. Terutama dalam hal membantu menjaga kebersihan lingkungan. Menjaga kebersihan lingkungan itu dengan cara mengelola sampah.

 

"Ini bukan akhir, kita harap kedepan ada kerjasama dalam berbagai bentuk, tidak sekali saja. Entah itu berupa pembinaan atau sosialisasi nantinya," kata Mega.

 

Hendra Putra mengucapkan terimakasih kepada perusahaan yang ikut bersama-sama memikirkan bagaimana mengurai persoalan sampah di ibukota. Nantinya, 2 mesin bantuan perusahaan akan diserahkan ke bank sampah yang terletak di Selatpanjang Barat dan Selatpanjang Selatan.

 

Mesin pencacah kertas untuk bank sampah di Selatpanjang Barat. Sedangkan mesin pengolah kompos untuk bank sampah Selatpanjang Selatan.

 

Kalau sudah dicacah menjadi bubur, limbah plastik tersebut akan bernilai ekonomis. Nantinya, hasil dari pencacahan akan dijual sebab belum bisa diolah di Selatpanjang. "Hasilnya kita jual karena belum bisa diolah di sini," aku Hendra.

 

Di tempat yang sama, Camat Tebingtinggi Helfandi mengapresiasi bank sampah yang sudah bergerak dan menghasilkan. Ditargetkan semua desa kelurahan se Tebingtinggi sudah memiliki bank sampah pada tahun 2020.

 

"Target kita tahun 2020 seluruh Desa dan Kelurahan bukan hanya sekedar membuang sampah tapi bisa mengolahnya," sebut Helfandi. (humas 001)

© 2026 DISKOMINFOTIK

Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti