Stop Buang Sampah Dilaut Dan Sungai

Senin, 5 Agustus 2019. Waktu baca 1 menit 28 detik.
image
Stop Buang Sampah Dilaut Dan Sungai

MERANTI – Jika laut dan sungai dicemari sampah, maka akan berdampak terhadap kehidupan biota laut. Dengan begitu akan berdampak kepada hasil tangkapan nelayan.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Kepulauan Meranti Hendra Putra, mengimbau masyarakat dan pedagang berhenti buang sampah ke sungai dan laut. Imbauan itu dilakukan karena terdapat tumpukan sampah di Sungai Juling yang cukup banyak.

"Saya dapat laporan banyak masyarakat kita masih belum patuh dan membuang sampah ke laut. Kerana akan mencemari laut dan sungai," ujarnya, Kamis (01/08/2019).

Ia mengatakan, masalah tersebut harus menjadi pemicu munculnya gerakan ditengah masyarakat. Gerakan yang dimaksud terkait dengan kampanye stop membuang sampah ke badan air, baik laut maupun sungai yang ada di Kepulauan Meranti.

"Tapi mulailah pengelolaan sampah dengan baik kedepannya. Jika ada satu orang atau oknum masyarakat yang menjadi contoh, maka yang lain juga mungkin akan mengikuti hal baik itu," akunya.

Dari pantauan, tumpukan sampah tampak memenuhi perairan di Sungai Juling, Selatpanjang. Sampah-sampah itu didominasi limbah pasar dan juga sampah berbahan dasar plastik seperti botol air kemasan, bungkus deterjen atau sabun, hingga kemasan makanan ringan.

"Saya sudah mengetahui hal itu. Juga sudah memberikan imbauan kepada pedangan setempat dan masyarakat. Mungkin kedepannya akan kami buat peraturan tegas berupa hukuman bagi yang tidak tertib aturan," katanya.

Kepala Bidang (Kabid) Kebersihan DLH Kabupaten Kepulauan Meranti Husni Mubarak menuturkan, memang sulit untuk merubah kebiasaan membuang sampah sembarangan ditengah masyarakat. Namun, dirinya terus mengimbau agar kebiasaan buruk itu berubah menjadi kebiasaan baik.

Tidak hanya mengimbau, ia juga memberikan pemahaman kepada masyarakat betapa buruknya membuang sampah ke laut. Dimana sampah plastik bisa membahayakan mahkluk hidup didalamnya.

“Saya berharap tidak ada lagi yang membuang sampah sembarangan terutama ke laut. Karena kita tidak ingin Kabupaten Kepulauan Meranti menjadi daerah penyumbang sampah terbanyak. Tentu ini merupakan upaya untuk menguranginya,”harap Husni. (humas/022)

© 2026 DISKOMINFOTIK

Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti