Sosialisasi publik rencana kegiatan pengeboran dari eksplorasi sumur MSTB 02 yang berlokasi di Desa Tanjung, Kecamatan Tebingtinggi Barat pada 15 Nopember 2018
Rabu, 21 November 2018. Waktu baca 1 menit 58 detik.
Sosialisasi publik rencana kegiatan pengeboran dari eksplorasi sumur MSTB 02 yang berlokasi di Desa Tanjung, Kecamatan Tebingtinggi Barat pada 15 Nopember 2018
SELATPANJANG-Kehadiran Energi Mega Perkasa Malacca Stait SA (EMP MSSA), membawa keberkahan tersendiri bagi masyarakat Desa Tanjung dan Tanjung Darul Takzim di Kecamatan Tebingtinggi Barat, Kabupaten Kepulauan Meranti.
Kenapa tidak, permintaan mereka terjawab dan perusahaan yang bergerak di bidang minyak dan gas (Migas) tersebut siap mewujudkannya. Tidak hanya sebagai tenaga kerja, EMP juga akan menyalurkan CSR sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Kabar gembira itu terungkap dalam sosialisasi publik rencana kegiatan pengeboran dari eksplorasi sumur MSTB 02 yang berlokasi di Desa Tanjung, Kecamatan Tebingtinggi Barat pada 15 Nopember 2018. Kegiatan juga dihadiri Upika Kecamatan Tebingtinggi Barat, antara lain; Sekretaris Camat, Kapolsek, Danramil, Kepala Desa Tanjung dan Tanjung Darul Takzim, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, pemilik kilang dan kelompok nelayan di Desa Tanjung dan Tanjung Darul Takzim.
Tim EMP MSSA yang terdiri dari tim Drilling, Tim SHE, Tim CSR & Comrel yang dipimpin oleh Field Ops. Supt. Adi Suseno, Field Ops. Superintendent EMP Malacca Straits SA, mengatakan, kegiatan sosialisasi dilakukan sebagai upaya memberikan informasi yang jelas tentang proses kegiatan operasi pengeboran sumur MSTB 02. Pelaksanaan mobilisasi pengeboran rencananya akan dilakukan pada minggu ketiga atau keempat November ini. Sementara pengeboran diperkirakan memakan waktu sekitar 20 hari.
Kegiatan drilling eksplorasi ini untuk mendapatkan cadangan minyak baru yang dapat meningkatkan produksi Migas. Adanya tambahan produksi Migas tersebut tentunya akan meningkatkan DBH bagi Kabupaten Kepulauan Meranti. Kegiatan ini juga diharapkan dapat memberikan manfaat terutama dalam penyerapan tenaga kerja skill dan nonskill dari wilayah ring 1 EMP MSSA.
Sekretaris Camat Tebingtinggi Barat Fahmuryadi Spd, MM, dalam sambutannya turut memberikan dukungan positif bila perusahaan memprioritaskan tenaga kerja non skill dari masyarakat di ring 1 di lokasi. Termasuk peran aktif perusahaan dalam menjalankan program pemberdayaan masyarakat.
Dia mengajak masyarakat setempat agar memberi dukungan pada EMP. Sebab, kegiatan operasional ini dalam rangka meningkatkan pendapatan daerah. “Kegiatan ini perlu dukungan dari seluruh masyarakat, terutama desa terdekat,” katanya.
Masyarakat yang hadir dalam sosialisasi juga tidak mau kehilangan kesempatan. Setidaknya ada tiga permintaan yang disampaikan warga dalam pertemuan tersebut. Selain meminta infrastruktur jalan dan beasiswa, warga juga meminta perusahaan dapat mengadakan pelatihan skill petani karet, sagu, sayuran dan pelatihan UKM.
Menjawab permintaan warga, Manajer General Public Affairs ( (GPA) EMP, Amru Mahalli mengatakan, agar program CSR yang diberikan nantinya tidak salah sasaran, perusahan akan merancang dengan melibatkan stakeholder lokal. Rencananya, mendatang akan dibuat focus group discussion dengan melibatkan perangkat desa, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, pengusaha lokal dan tokoh perempuan (Humas pemkab meranti).
Kategori
Topik
Bagikan