Tahun Ini Akan Dibangun 2 Embung Lagi

Sabtu, 16 Maret 2019. Waktu baca 1 menit 40 detik.
image
Tahun Ini Akan Dibangun 2 Embung Lagi

MERANTI – Tahun 2019 ini, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kepulauan Meranti, Provinsi Riau akan membangun tambahan dua embung lagi. Jika sebelumnya sudah satu embung dibangun di Desa Tenggayun Raya, Kecamatan Rangsang Pesisir, maka pada tahun ini akan dibangun dua embung lagi di Kecamatan Tebingtinggi dan Tebingtinggi Barat.

 

Kepala BPBD Meranti, M Edy Aprizal menyebutkan saat ini sedang mencari lahan untuk pembangunan embung di dua wilayah Kecamatan tersebut. Sehingga bisa segera dibangun.

 

“Untuk pembangunan di Kecamatan Tebingtinggi Barat diusulkan lahan di Desa Tenan. Sementara di Kecamatan Tebingtinggi belum dapat lahannya,” ungkapnya.

 

Anggaran untuk pembangunan embung tersebut didapatkan dari Pemerintah Pusat. Sehingga dapat membantu daerah dalam mengatasi penanggulangan Karhutla di daerah.

 

“Untuk kegiatan pembangunan embung ini kita minta bantuan Pusat. Karena kita hanya memiliki anggaran untuk menganggulangi Karhutla saja,” ujarnya.

 

Edy menjelaskan bahwa lokasi pembangunan embung ini nantinya berdasarkan usulan dari Pemerintah Kecamatan. Yang terpenting bagaimana lahan tersebut aman.

 

“Kita berharap lahan untuk pembangunan embung diwilayah yang rentan terjadi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla),” terangnya.

 

Dengan adanya embung diharapkan Kepala BPBD Kepulauan Meranti itu, dapat membantu ketersediaan sumber air. Sehingga saat terjadi Karhutla sumber air tersedia secara maksimal.

 

“Kondisi lahan kita terdiri dari gambut. Sehingga mudah terbakar. Sementara saat musim kemarau, air sangat sulit didapatkan. Dengan adanya embung dapat membantu ketersediaan sumber air nantinya,” harap Edy.

 

Camat Tebingtinggi, Helfandi SE MM mengaku akan segera berkoordinasi dengan Pemerintah Desa. Khususnya Desa-Desa yang rawan terjadi Karhutla diwilayahnya.

 

“Ada beberapa Desa yang rawan terjadi Karhutla diantaranya Desa Banglas, Banglas, Barat, dan Desa Alah Air. Kita akan koordinasi dengan Kades setempat untuk memastikan ketersediaan lahan untuk embung ini,” ucapnya.

 

Selain untuk mengatasi Karhutla, dengan adanya embung bisa dimanfaatkan juga untuk ketersediaan air bersih. Karena saat musim kemarau, di Selatpanjang selalu terjadi krisis air bersih.

 

“Kita memang mangharapkan di Ibukota ada embung. Oleh karena tu akan kita dukung untuk pembangunan embung di Tebingtinggi,” harapnya. (humas/017)

© 2026 DISKOMINFOTIK

Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti