Sejumlah Perangkat Rusak, Disdukcapil Tetap Maksimalkan Pelayanan.
Kamis, 27 Desember 2018. Waktu baca 1 menit 21 detik.
Sejumlah Perangkat Rusak, Disdukcapil Tetap Maksimalkan Pelayanan.
Selatpanjang - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kepulauan Meranti, terus berupaya memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. Namun demikian ditengah kondisi sejumlah peralatan perekaman yang mengalami kerusakan, proses perekaman tetap dimaksimalkan.
Meski ada beberapa peralatan yang rusak, namun hal tersebut tak begitu berdampak terhadap pelayanan," kata Kepala Disdukcapil Kepulauan Meranti, Drs. H. Hariyandi, MSi, Kamis (27/12/2018).
Meski tak menampik kalau sejumlah peralatan sudah mulai usang, terutama peralatan sidik jari yang sensitifitasnya mulai menurun akibat termakan usia. Namun demikian pelayanan harus tetap jadi prioritas.
Dari dua perangkat perekaman KTP-el, di masing-masing kecamatan, saat ini rata-rata hanya satu perangkat yang bisa dioperasikan akibat mengalami kerusakan. Seperti di Kecamatan Tebingtinggi, Tebingtinggi Barat, Rangsang, Rangsang Barat, Merbau dan Pulau Merbau.
"Kita sudah mengusulkan peralatan yang mobile, seperti Laptop namun realisasinya belum bisa maksimal, karena kondisi keuangan daerah," terang Hariyandi lagi.
Sementara itu, untuk pelayanan perekaman di Kantor Disdukcapil, saat ini hanya tersisa 3 perangkat. Yakni 2 perangkat untuk perekaman KTP-el dan satu perangkat digunakan untuk perekaman Kartu Identitas Anak atau KIA.
"Rata-rata kerusakan perangkat terjadi pada peralatan seperti mesin cetak, alat sidik jari dan scan tanda tangan," terang Kepala Bidang Layanan Pendaftaran Penduduk, Disdukcapil Kepulauan Meranti, Budi Hartoyo, SE. MSi.
Budi menambahkan, di tahun ini pihaknya telah melakukan peremajaan sejumlah peralatan, seperti pembelian beberapa unit komputer, server dan UPS untuk mengganti segelintir perangkat yang rusak.
Untuk tahun 2019 mendatang pihaknya juga telah mengusulkan pembelian perangkat mobile seperti laptop untuk Disduk Capil dan setiap kecamatan dengan total anggaran Rp 1.8 miliar.
“Usulan telah kita masukkan, namun tentunya nanti disesuaikan dengan kemampuan keuangan Daerah," pungkas Budi. (MC Meranti/Humas/Na)
Kategori
Topik
Bagikan