Segera Lunasi ONH

Kamis, 21 Maret 2019. Waktu baca 2 menit 22 detik.
image
Segera Lunasi ONH

MERANTI - Sebagian jamaah haji di Kabupaten Kepulauan Meranti, Provinsi Riau, belum melunasi Ongkos Naik Haji (ONH). Hingga saat ini baru 44% yang melunasinya.

 

Demikian diungkapkan Kepala Kemenag Kepulauan Meranti Darwison, melalui Kasi Penyelengraaan Haji dan Umroh, Hasbullah, Kamis (21/3/2019) siang.

 

"Dari keseluruhan jamaah haji Kepulauan Meranti berjumlah 77 orang, baru 34 jamaah yang sudah melunasi biaya haji atau baru sekitar 44 persen," ujar Hasbullah.

 

Sementara, kata Hasbullah untuk batas akhir pelunasan biaya haji masih ada waktu beberapa bulan lagi.

 

"Untuk tahap pertama pembayarannya mulai 19 Maret sampai 15 April, kemudian untuk tahap kedua mulai 30 April sampai 10 Mei 2019," tuturnya.

 

Dijelaskan Hasbullah, adapun alasan para jamaah yang belum melakukan pelunasan yakni ngantri di Bank dan faktor geografis. Apalagi, yang menampung pembayaran biaya tersebut hanya dilakukan di 4 Bank yakni Bank Riau, BNI, BRI dan BSM.

 

"Pelunasan di kantor cabang tempatnya masing-masing dengan jumlah Rp 32,306,450 perorang, itu sudah include dengan biaya hidup 1,500 riyal atau hampir Rp 6 juta rupiah," ujarnya.

 

Ditambahkan Hasbullah, untuk itu para jamaah diminta untuk secepatnya melunasi biaya haji karena prosesnya masih panjang.

 

"Jamaah sudah diperiksa kesehatannya, berawal dari cek kesehatan di Puskesmas masing-masing kemudian baru ke RSUD Kepulauan Meranti," ucapnya.

 

Sebelumnya, juga kata Hasbullah, para jamaah haji Kepulauan Meranti juga telah melakukan manasik haji mandiri di tiga tempat diantaranya di Selatpanjang, Tanjung Samak dan Teluk Belitung.

 

"Jamaah tinggal menunggu manasik haji dari Kemenag dan Pemda Meranti lagi. Biasa manasik haji Kemenag dilaksanakan sebelum lebaran sementara dari Pemda akan dilaksanakan sekitar dua minggu sebelum berangkat," ungkapnya.

 

Mewakili Bupati Kepulauan Meranti Drs H Irwan MSi, Kabag Humas, Hery Saputra SH, menambahkan bahwa para jemaah haji Kepulauan Meranti direncanakan berangkat pada bulan Juli 2019 mendatang.

 

"Berangkatnya sekitar bulan Juli nanti, jadi waktunya masih lama. Kalau untuk manasik haji biasanya akan dilaksanakan sekitar dua minggu sebelum keberangkatan para jamaah," ujarnya.

 

Hery juga berharap agar para jamaah bisa diberangkatkan semua nantinya. Untuk itu, Pemda Meranti juga akan mengupayakan jalur yang lebih dekat ditempuh saat berangkat nanti.

 

"Kita akan tetap berkoordinasi dengan Kemenag Kabupaten maupun Provinsi dan pihak-pihak terkait lainnya," ungkapnya.

 

Untuk diketahui, adapun jamaah haji Kepulauan Meranti berjumlah 77 orang terdiri dari 28 laki-laki dan 46 perempuan. Satu orang jamaah tertua berusia 83 tahun atas nama Surati Binti Umar Abdullah, dan Jamaah termuda berusia 32 tahun atas nama Endang winarsih binti suparto. Kemudian ada 3 Jamaah Mutasi dan 4 Jamaah cadangan.

 

Sementara itu, Ketua Komisi III DPRD Kepulauan Meranti Basiran, mengungkapkan bahwa sebenarnya tidaknya menjadi persoalan terkait masih banyak para jamaah haji yang belum melunasi biaya haji tersebut.

 

"Saya kira itu tidak menjadi persoalan. Soalnya, keterlambatan mereka (jamaah) membayar biaya haji itu karena dengan alasan yang tepat," ucapnya

 

Kata Basiran pula, kalau soal ngantri di Bank itukan biasa, soalnya waktunya masih lama, yang penting persiapan lainnya sudah dilaksanakan.

 

"Mudah-mudahan para jamaah bisa segera melunasi biaya haji dan tidak ada hambatan yang lainnya," harapnya. (humas/004)

© 2026 DISKOMINFOTIK

Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti