RSUD Meranti Optimis Mampu Tingkatkan Akreditasi
Selasa, 16 April 2019. Waktu baca 1 menit 30 detik.
RSUD Meranti Optimis Mampu Tingkatkan Akreditasi
MERANTI - Managemen Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kepulauan Meranti, Riau, optimis berhasil bisa meraih penilaian terbaik dalam meningkatkan akreditasi.
"Kita sudah berusaha semaksimal mungkin. Insya Allah bisa mendapatkan hasil yang memuaskan," ujar dr. Ria Sari.
Meski menargetkan peningkatan bintang yang sebelumnya bintang perdana menjadi bintang dua, namun dr. Ria mengaku yang terpenting adalah peningkatan mutu pelayanan. Pihaknya terus berbenah diri, dalam hal pelayanan, seperti peningkatan kualitas SDM, hingga sarana dan prasarana sesuai standar yang ada.
"Kita tidak hanya terfokus pada raihan bintang semata, namun peningkatan pelayanan adalah tujuan utama. Kita menjamin peningkatan pelayanan saat ini akan terus dipertahankan," sebut dr. Ria.
Dia juga tidak menampik, peningkatan akreditasi juga sangat dibutuhkan oleh RSUD. Pasalnya, dengan adanya peningkatan bintang, akan ada pengakuan bahwa RSUD tersebut sudah memenuhi standar yang telah di tentukan. Di sisi lain, jika akreditasi meningkat akan berdampak pada meningkatnya jumlah pelayanan di RSUD tersebut.
"Misalnya saat ini kita belum memiliki spesialis paru-paru, namun dengan adanya peningkaran akreditasi nanti, tentu kita bisa mendatangkan spesialis paru serta SDM medis lainnya, sehingga pelayanan di RSUD akan lebih lengkap," terang dr. Ria.
Senada dengan Direktur RSUD, Wakil Bupati Kepulauan Meranti, Said Hasyim juga berharap akreditasi RSUD bisa meningkat dari level bintang satu menjadi bintang dua. "Jika pelayanan yang kita berikan saat ini sudah sesuai standar yang ada, tentu peningkatan Akreditasi tersebut bisa kita dapatkan," ujar Said Hasyim.
Dia meminta masyarakat selaku pasien bisa merasakan pelayanan yang terbaik. Meski saat ini fasilitas di rumah sakit masih terbatas, jika SDM yang ada memberikan pelayanan yang baik, maka dampaknya akan dirasakan oleh masyarakat luas.
"Pelayanan terbaik tak semata dilihat sisi peralatan dan obat yang mahal. Yang penting pasien dibuat nyaman. Dokter dan paramedis harus ramah dalam memberikan pelayanan. Jika psikologi pasien senang, tentu bisa menjadi obat bagi pasien tersebut," pungkas Wabup.(Humas/006).
Kategori
Topik
Bagikan