Rawan Karhutla, Alahair Timur Segera Dibangun Embung
Senin, 25 Maret 2019. Waktu baca 1 menit 37 detik.
Rawan Karhutla, Alahair Timur Segera Dibangun Embung
MERANTI - Hampir setiap tahun, Desa Alahair Timur, Kecamatan Tebingtinggi, Kabupaten Kepulauan Meranti, selalu terjadi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Karenanya, di desa ini dipandang wajib bagi Pemkab Meranti untuk membangun embung.
Kelaksa Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kepulauan Meranti, M Edy Afrizal yang ditemui di lokasi Karhuta Desa Alahair Timur, Ahad (24/3), mengatakan bahwa desa tersebut wajib dibangun embung. Selain banyaknya lahan tidur, petugas di lapangan juga sulitnya mendapatkan pasokan air ketika berupaya memadamkan api. Kendala itulah yang membuat Karhutlah di Desa Alahair Timur sulit dipadamkan.
Pernyataan Edy bukan tanpa alasan. Akibat sulitnya mendapatkan pasokan air, petugas pemadam kebakaran harus berjibaku siang dan malam. Bahkan, mereka terpaksa menyedot air laut ketika pasang dari parit yang jaraknya ratusan meter. Cara itu dilakukan agar mereka tidak kehabisan stok air saat melakukan pemadaman dan pendinginan.
Menurut Edy, anggaran untuk pembangunan embung sudah tersedia di kas BPBD. Pihaknya hanya membutuhkan lahan dari pemerintah desa.
Ternyata, pemikiran tersebut sejalan dengan kinginan Kades Alahair Timur, Sutrisno. Melihat Karhutla dan sulitnya mendapatkan stok air, dia pun langsung mengusulkan pembangunan embung pada BPBD. Pemerintah Desa Alahair Timur, bahkan telah menyiapkan lahan untuk pembangunannya.
"Tanah tersebut sudah lama dihibahkan dari masyarakat untuk desa. Mengingat di lokasi belum ada embung, maka kita langsung mengusulkan pembangunan embung kepada BPBD Meranti,'' ucap Sutrisno.
Menurut dia, setidaknya terdapat sekitar 20-30 hektar lahan tidur di Desa Alahair Timur. Luasnya lahan yang tidak diolah juga bukan karena pemiliknya malas. Desa Alahair yang selalu menjadi langganan banjir menjadi salah satu penyebabnya. Warga seakan kecewa untuk bercocok tanam, karena selalu rusak akibat banjir.
Kondisi itulah, sehingga di Desa Alahair Timur terdapat banyak lahan tidur dan rawan kebakaran. Dia juga berharap BPBD segera merealisasikan niatnya (membangun embung).
Seperti gayung bersambut. BPBD sudah berencana mewujudkannya tahun ini juga. Desa Alahair Timur segera dibangun embung. Bahkan, pihak BPBD bersama Camat Tebingtinggi yang turut didampingi Kades Alahair, sudah pula meninjau lokasi pembangunan embung dengan ukuran 15x17 meter di Jl. Perumbi, Jumat kemarin. (Humas/018)
Kategori
Topik
Bagikan