PLN Selatpanjang Lakukan Perbaikan Panel Kubikal, Pemulihan Listrik Diprediksi Segera Tuntas
Kamis, 29 Oktober 2026. Waktu baca 2 menit 51 detik.
Meranti -PT PLN (Persero) melalui unit layanan di Selatpanjang tengah melakukan perbaikan pada panel kubikal yang mengalami gangguan dan menyebabkan pemadaman listrik di sejumlah wilayah. Perbaikan dilakukan untuk memastikan pasokan listrik kembali normal serta mencegah gangguan serupa terulang, Kamis (29/10/2026).
Manager ULP PT PLN (Persero) Selatpanjang, Roni Saputra, mengatakan bahwa saat ini pasokan listrik di wilayah terdampak telah kembali menyala. Namun, kondisi tersebut masih bersifat darurat sehingga diperlukan penanganan lebih lanjut agar sistem kelistrikan dapat beroperasi secara normal dan stabil.
“Untuk sementara listrik sudah menyala, tetapi masih dalam kondisi darurat. Kami sedang memastikan pemasangan kabel dan melakukan perbaikan pada bagian yang mengalami gangguan agar pasokan listrik dapat kembali normal,” ujarnya.
Ia menjelaskan, gangguan terjadi pada panel kubikal yang berdampak pada suplai arus searah atau direct current (DC) rectifier. Gangguan pada panel tersebut menyebabkan suplai DC bermasalah dan mengakibatkan kerusakan pada peralatan.
Selain itu dikatakan Roni, pemadaman listrik yang terjadi hari ini dan dini hari sebelumnya disebabkan oleh gangguan pada cubicle. Sementara itu, gangguan listrik yang terjadi beberapa hari sebelumnya dipicu oleh hujan disertai petir yang berdampak pada dua jurusan jaringan listrik, yakni arah Mengkikit dan Pulau Merbau, sehingga menyebabkan pemadaman meluas hingga padam total.
Saat ini, petugas PLN masih melakukan pemeriksaan dan perbaikan instalasi, termasuk memastikan fungsi peralatan pendukung kelistrikan dapat kembali bekerja dengan baik.
Roni berharap proses perbaikan dapat diselesaikan pada sore hari, bergantung pada hasil pemeriksaan dan penanganan teknis di lapangan. PLN juga tengah mengumpulkan data terkait dampak gangguan sebelum menyampaikan keterangan resmi secara lengkap kepada masyarakat.
Ia menegaskan, penanganan dilakukan agar penyebab gangguan dapat diketahui secara jelas dan masyarakat memperoleh informasi yang akurat mengenai kondisi kelistrikan di Selatpanjang.
PLN mengimbau masyarakat untuk tetap tenang sembari menunggu proses perbaikan selesai. Informasi lebih lanjut mengenai penyebab gangguan dan perkembangan pemulihan pasokan listrik akan disampaikan setelah pemeriksaan teknis dan pengumpulan data rampung.
Disinggung terkait penambahan mesin pembangkit yang dijanjikan PLN untuk menambah pasokan listrik di Lemang Rangsang Barat dan Bagan Melibur Merbau, Roni menjelaskan, bahwa mesin berkapasitas 2 megawatt (MW) yang direncanakan untuk wilayah Lemang masih dalam tahap persiapan lahan dan fondasi. Berdasarkan informasi yang diterimanya, jadwal terbaru menargetkan mesin tersebut sudah berada di lokasi pada 10 November 2026.
Sementara itu, mesin berkapasitas 1 MW untuk wilayah Melibur telah ditempatkan dan saat ini masih menjalani proses pemasangan instalasi. Mesin tersebut dijadwalkan mulai beroperasi pada pekan berikutnya setelah proses instalasi selesai.
Penambahan kapasitas pembangkit tersebut diharapkan dapat membantu mengurangi defisit daya dan meningkatkan kestabilan pasokan listrik, khususnya di wilayah yang membutuhkan tambahan kapasitas pembangkit.
Sementara itu pemadaman listrik ini mendapat perhatian dari Pemkab. Meranti, dalam hal ini Asisten II Sekdakab. Meranti H. Irmansyah, M. Si, dikatakannya, pemadaman listrik yang terjadi berulang ini menjadi perhatian Pemerintah Daerah, mengingat pasokan listrik merupakan kebutuhan dasar dan penting untuk menunjang aktivitas rumah tangga, usaha, pelayanan publik, serta berbagai kegiatan ekonomi lainnya.
Dan saat ini Pemkab. Meranti akan terus memantau perbaikan gangguan listrik di PLN Selatpanjang yang berdampak pada pasokan listrik kepada masyarakat. Pemkab berharap proses perbaikan yang dilakukan pihak terkait dapat segera diselesaikan sehingga pasokan listrik kembali normal.
“Pemerintah daerah akan terus memantau perkembangan penanganan gangguan ini. Kita berharap proses perbaikan dapat segera diselesaikan sehingga pasokan listrik kembali normal dan aktivitas masyarakat tidak lagi terganggu,” ujar Ismansyah.
Ia menegaskan bahwa pasokan listrik merupakan kebutuhan penting bagi masyarakat, baik untuk menunjang aktivitas sehari-hari maupun mendukung pelayanan publik dan kegiatan perekonomian. Karena itu, pemerintah daerah berharap penanganan gangguan dapat dilakukan secara maksimal agar layanan pasokan listrik kembali normal dan kejadian serupa tidak terjadi.
Kategori
Topik
Bagikan