Perencanaan Pembangunan Meranti 2020 Sudah Ditetapkan

Rabu, 17 April 2019. Waktu baca 2 menit 27 detik.
image
Perencanaan Pembangunan Meranti 2020 Sudah Ditetapkan

MERANTI – Sebelum pembangunan dilakukan, perencanaan harus dilakukan terlebih dahulu. Sehingga bisa lebih terarah.

 

Perencanaan pembangunan di Kabupaten Kepulauan Meranti, Provinsi Riau, untuk Tahun 2020 sudah selesai dilakukan. Bahkan sudah ditetapkan.

 

Dengan penetapan itu, diminta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) bisa menyesuaikannya. Agar, pembangunan yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab), bisa lebih fokus.

 

Secara garis besar, sasaran dan prioritas pembangunan 2020 di Kabupaten termuda di Riau itu, menitik beratkan kepada meningkatkan infrastruktur dasar, penurunan angka kemiskinan dan pembangunan manusia.

 

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan (Bappeda) Kepulauan Meranti, DR Ir Mamun Murod MM MH merincikan sejumlah perencanaan yang sudah ditetapkan dalam membangun Meranti untuk meningkatnya infrastruktur dasar, meliputi, rehabilitasi jalan dan jembatan dalam kondisi rusak, peningkatan kualitas dan ketersediaan air bersih, mengupayakan penyediaan dan pemerataan listrik di daerah terpencil, membangun infrastruktur penahan banjir rob, dan penanggulangan abrasi pantai.

 

“Selanjutnya bagaimana meningkatnya ketaatan pemanfaatan ruang sesuai peruntukannya yaitu, penyediaan ruang terbuka hijau,” ucapnya.

 

Untuk perencanaan penurunan angka kemiskinan di Meranti indikatornya meliputi, bagaimana tersedianya sarana dan prasarana pusat-pusat perniagaan seperti, penyediaan sarana distribusi barang/sembako dengan pembangunan roll of roll on (roro) dan sarana lainnya, penyesuaian biaya bongkar muat barang dipelabuhan, optimalisasi perdagangan lintas batas yang efektif, penyediaan sarana dan prasarana pengolahan komoditas lokal, mengembangkan produk turunan komoditas lokal.

 

“Menurunkan jumlah penduduk miskin juga dilakukan dengan penyediaan lapangan kerja, menurunkan harga kebutuhan pokok, menaikkan nilai jual komoditas lokal dan pengembangan potensi ekonomi daerah. Juga, dengan meningkatnya investasi, peningkatan potensi, iklim dan promosi investasi. Termasuk, meningkatnya lingkungan hidup lestari, mendorong kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kebersihan laut dan pantai, penyediaan tempat pembuangan sampahdan tempat pembuangan sampahakhir (TPA) sampah yang memadai,” rincinya.

 

Dalam melakukan pembangunan manusia, beberapa target kegiatan harus dicapai diantaranya, mendorong aktivitas keagamaan, meningkatkan kerjasama dan peran aktif masyarakat dalam mengatasi Penyakit Masyarakat (Pekat), meningkatkan akses layanan pendidikan, rehabilitasi gedung-gedung sekolah dalam keadaan rusak, pemerataan guru didaerah terpencil, peningkatan kompetensi SDM tenaga pendidik, aplikasi sistem komputerisasi dalam proses belajar mengajar. Termasuk juga harus meningkatnya pelayanan kesehatan seperti, penanganan stunting, mendorong kesadaran masyarakat dalam menciptakan PHBS (Perilaku Hidup Bersih dan Sehat), pemerataan tenaga kesehatan, dan pelayanan prima masyarakat.

 

“Selain itu harus meningkatnya akuntabilitas kinerja Pemerintah Daerah dengan meningkatkan transparansi, efektivitas, dan efisiensi kinerja, perangkat daerah. Diminta juga bagaimana meningkatnya kinerja pelayanan aparatur, seperti, peningkatan kinerja dan disiplin ASN,” terangnya.

 

Perencanaan 2020 tersebut menjadi barometer dalam mengusulkan program an kegiatan diseluruh OPD. Jika tidak sejalan dan mengarah kesana, maka, Bappeda sebagai OPD yang bertugas menyeleksinya akan langsung memangkasnya.

 

“Setelah merencanakannya, kami juga akan memastikan seluruh program dan kegiatan tahun depan (2020) sudah terarah,” ucapnya.

 

Ketua DPRD Kepulauan Meranti, Fauzi Hasan SE menginginkan agar seluruh OPD bisa fokus dalam melaksanakan pembangunan daerah. Jangan sampai antara perencanaan dengan eksekusi tidak sinkron.

 

“Kami di DPRD akan juga terlibat dalam menseleksi seluruh program-program yang diusulkan oleh OPD. Sehingga bisa mengarah kepada perencanaan. Jika tidak, maka siap-siap dicoret,” ungkap politisi PAN itu. (humas/017)

© 2026 DISKOMINFOTIK

Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti