Pengenalan Manasik Haji Bagi Anak Usia Dini Sangat Baik
Rabu, 12 Desember 2018. Waktu baca 1 menit 37 detik.
Pengenalan Manasik Haji Bagi Anak Usia Dini Sangat Baik
Selatpanjang – Pendidikan harus ditanamkan kepada anak sejak usia dini. Tidak hanya pendidikan formal saja, tetapi juga pendidikan agama.
Seperti pendidikan agama berupa manasik haji yang dikenalkan oleh beberapa Taman Kanak-Kanak (TK) dan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) diwilayah Kepulauan Meranti. Pemerintah sangat mendorong pengenalan itu. Sehingga masyarakat Meranti dapat mengenal dan memahami pelaksanaan salah satu Ibadah dalam rukun islam kelima itu (naik haji).
Kabid Pembinaan Paud dan Pendidikan Non Formal (P3NF) Disdik Kepulauan Meranti, Nuzuar yang sempat membuka kegiatan manasik haji dilingkungan TK Aisyiyah pada Sabtu 8 Desember 2018 lalu menilai seluruh PAUD dan TK Islam dianjurkan untuk dapat melaksanakan kegiatan serupa.
Untuk itu ia sangat medukung penuh program pembelajaran yang diterapkan oleh pengurus Aisyiyah Bustanul Athfal. Ia menilai kegiatan itu adalah salah satu upaya dalam memupuk iman sejak dini kepada seluruh peserta didik.
Untuk itu renacananya kegiatan itu akan diadopsi agar bisa dirancang dan dikembangkan lebih baik dalam skala yang lebih luas.
"Minimal bisa menjadi rutinitas tahunan Pemda Meranti dalam memperingati hari besar Islam. Kalau bisa kita lombakan setiap TK dan PAUD yang ada di Meranti ini," katanya, (12/12/2018)
Pelaksanaan manasik haji tersebut diikuti oleh sebanyak 165 anak. Mereka dikenalkan bagaimana tahapan dan pelaksanaan manasik haji. Mulai dari bacaan, sampai dengan kegiatan mengeliling ka’bah (tawaf) buatan yang sudah dipersiapkan pihak sekolah.
Kepala TK Aisyiyah Bustanul Athfal Kepulauan Meranti, Mardani Spd, menjelaskan, kegiatan tersebut adalah serangkaian kegiatan yang telah menjadi rutinitas tahunan disekolah mereka. Manasik haji yang diajarkan kepada anak-anak dinilai sangat efektif dan bermanfaat sebagai rangsangan dalam menanamkan norma dan nilai islam ke jiwa anak usia dini.
"Selain memupuk iman anak, kegiatan ini juga dapat mempererat kekompakan sesama peserta didik. Selain itu juga mempererat hubungan guru, murid, serta orang tua wali yang hadir," ungkapnya.
Dari sebanyak 165 peserta didik yang mengikuti manasik haji tersebut tambah Mardani, dibagi dalam lima kloter. Beberapa puluh anak diantaranya, adalah peserta didik TK Aisyiyah Bustanul Athfal Cabang Desa Kundur, Kecamatan Tebingtinggi Barat, Kepulauan Meranti. (MC Meranti/Humas/Na)
Kategori
Topik
Bagikan