Penangkar Bibit Kopi Harus Ditambah
Jumat, 15 Maret 2019. Waktu baca 1 menit 27 detik.
Penangkar Bibit Kopi Harus Ditambah
MERANTI – Kopi menjadi salah satu komoditas unggulan di Kepulauan Meranti, Provinsi Riau. Bahkan varietas kopi berjenis liberika ini sudah mulai mendunia.
Untuk mendukung pembibitan kopi yang besertifikasi diperlukan penangkar. Namun hingga kini baru ada satu penangkar kopi di Meranti.
Agar penyebaran dan luasan kebun kopi di Meranti, maupun diluar Meranti bisa terus bertambah, maka perlu penangkar lain. Sehingga tidak terjadi monopoli harga.
“Kita membuka peluang bagi masyarakat Meranti untuk menjadi penangkar kopi. Paling tidak 3 sampai 4 penangkar,” ucap Kepala Dinas Perkebunan Kepulauan Meranti, Tengku Efendi.
Menurutnya dengan semakin banyaknya penangkar, maka akan semakin baik. Maka penyebaran kopi jenis liberika asal Meranti akan semakin luas.
“Bahkan kita harapkan perkebunan kopi jenis liberika tidak hanya ditanam di Meranti saja, tetapi juga diluar Meranti. Untuk memenuhi kebutuhan bibitnya, dibutuhkan banyak penangkar kopi yang besertifikat,” ucap dia.
Tengku Efendi menjelaskan, dengan meningkatnya jumlah dan luasan kebun kopi, akan berdampak terhadap meningkatnya produksi kopi sediri. Dengan begitu akan membantu meningkatkan perkenomian masyarakat, khususnya masyarakat petani.
“Kita memiliki peluang untuk mengembangkan kopi liberika. Karena merupakan jenis sendiri yang varietasnya dilepaskan dan diakui. Artinya kopi kita memiliki citarasa tersendiri dan berbeda dengan jenis kopi yang sudah ada seperti arabika,” terang dia.
Menanggapi hal itu, salah satu anggota DPRD Kepulauan Meranti, Darwin Susandi mengaku sepakat. Karena jumlah penangkar kopi memang harus ditambah supaya kopi meranti bisa terus berkembang dan lebih dikenal lagi.
“Melalui penangkarlah nantinya bibit kopi besertifikat bisa didapatkan. Apalagi jika ada permintaan bibit dari luar daerah. Selain harga bisa lebih bersaing, juga untuk mendapatkan bibit dengan kualitas terbaik,” jelas dia.
Menurutnya semakin banyak pilihan, tentunya akan semakin baik dalam meningkatkan mutu bibit yang ditawarkan kepada konsumen. (humas/017)
Kategori
Topik
Bagikan