Pemkab Meranti Sentuh Rakyat Dengan 8 Program

Jumat, 23 November 2018. Waktu baca 1 menit 11 detik.
image
Pemkab Meranti Sentuh Rakyat Dengan 8 Program

MERANTI - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti menetapkan 8 program yang menjadi prioritas pembangunan dalam tahun anggaran 2019. Program-program tersebut mengacu Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) yang telah disepakati bersama DPRD.

"Kedelapan program tersebut juga merupakan hasil Musrenbang yang dihimpun dari seluruh kecamatan. Kemudian digodok lagi di tingkat kabupaten dan disepakati oleh legislatif," ujar Wakil Bupati Kepulauan Meranti, Said Hasyim, Kamis (22/11).

Said Hasyim menjelaskan, kedelapan program prioritas tersebut tidak hanya terkait infrastuktur dasar, pendidikan dan kesehatan saja. Melainkan juga sektor-sektor lainnya seperti industri hilir, pengembangan dunia usaha serta lapangan kerja, peningkatan kualitas lingkungan hidup dan wilayah pesisir. Kemudian peningkatan birokrasi pemerintah yang efesien, 2, seni budaya dan pariwisata. Pembinaan nilai moral juga masuk menjadi program prioritas Pemkab Kepulauan Meranti pada 2019 mendatang.

"Sejumlah item tersebut diformulasikan di dalam delapan program prioritas," ujarnya.

Said Hasyim mengungkapkan, dari hasil nota keuangan yang disampaikan Bupati Kepulauan Meranti, Irwan pada Senin (11/11/2018) kemarin, APBD Kabupaten Kepulauan Meranti menyentuh angka Rp 1,4 triliun. Dengan anggaran sebesar itu, Said Hasyim optimis kedelapan program tersebut terlaksana dengan baik.

"Dengan adanya dukungan dari OPD, saya yakin program-program tersebut berjalan sesuai dengan harapan," ujarnya.


Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Kepulauan Meranti, Taufiek mengapresiasi arah program pembangunan di Meranti pada 2019 mendatang. Ia juga berharap, pembangunan pada tahun-tahun mendatang semakin meningkat, merata dan menyentuh masyarakat.

"Sebagai daerah berkepulauan tentu besar tantangan pemerintah dalam melaksanakan program pembangunan. Sebab itu kita minta seluruh elemen masyarakat untuk mendukung program pemerintah dalam melakukan pemerataan pembangunan di Meranti," ujar Taufiek.*

© 2026 DISKOMINFOTIK

Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti