Pemkab Berharap Bisa Manfaatkan Serat Optik Bawah Laut
Kamis, 29 November 2018. Waktu baca 1 menit 44 detik.
Pemkab Berharap Bisa Manfaatkan Serat Optik Bawah Laut
Selatpanjang - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Meranti berharap pemerintah pusat bisa memberikan akses terhadap jaringan serat optik kabel bawah laut lintas provinsi yang dibagun oleh Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kominfo).
Kasubag Aplikasi dan Informatika Bagian Kominfo Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau, M. Syafi,i, M.Kom menerangkan saat ini masih banyak desa yang masih terisolir dari jaringan internet, Kamis (29/11/2018)
"Padahal yang kita dengar jaringan serat optik bawah laut itu sudah jalan. Namun regulasinya belum jelas, bagaimana Juklak dan Juknis antara Kemenkominfo dan Pemda. Hingga saat ini kita sifatnya menunggu," kata Syafi,i.
Lebih jauh disebutkannya, fasilitas internet dengan menggunakan program pemerintah pusat itu lebih efektif bagi masyarakat pedesaan yang selama ini belum mendapat akses internet.
"Jika nirkabel butuh biaya yang besar untuk membangun BTS, sedangkan lewat serat optik ini bisa diinterkoneksi menggunakan kabel. Kostnya lebih murah dan juga koneksi lebih kencang karena tidak terpengaruh cuaca," jelasnya.
Kepala Bagian Kominfo Kepulauan Meranti, Riau, Syaiful Ikram menambahkan jika program itu berjalan, pemerintah desa melalui Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) bisa menjadi pihak ketiga sebagai pengelola fasilitas internet.
"ini peluang setiap desa. Dengan anggaran Rp 50 Juta dari ADD sudah bisa bagun jaringan dan nanti masyarakat yang menggunakan melalui sistem berbayar. Ini dapat menjadi pendapatan desa," ungkap Syaiful.
Salah seorang masyarakat Desa Semukut Kecamatan Pulau Merbau, Jupri mengaku desanya masih terisolir dari jaringan telekomunikasi internet meskipun kini telah masuk era globalisasi.
"Sudah dari awal desa kami ini tidak ada jangkauan internet. Ada Hp, tapi hanya bisa nelpon saja,” ujarnya.
Untuk dapat menggunakan internet, warga Semukut harus menempuh puluhan kilometer dari desa menuju ke pusat kota, yakni Selatpanjang atau ke kecamatan sebelah. Menurutnya fasilitas internet sangat dibutuhkan oleh anaknya yang masih mengenyam bangku sekolah menengah pertama.
"Terkadang ada tugas sekolah yang mesti dikerjakan menggunakan internet. Susah kami masyarat desa ini. Untuk itu saya beharap besar keberadan pemerintah untuk memberikan falitas tersebut," harap Jupri.
Sebagaimana diketahui, pembangunan jaringan kabel serat optik melintasi Selat Malaka yang disebut Palapa Ring Barat. Untuk Provinsi Riau, jaringan ini berawal dari Kota Dumai, Bengkalis, Siak, Tebingtinggi Barat Kepulauan Meranti, melintasi Kepri hingga ke Singkawang.(MC Meranti/Humas/Na)
Kategori
Topik
Bagikan