Parkir Bazar Perlu Ditata Agar Jalan Tak Macet
Minggu, 12 Mei 2019. Waktu baca 1 menit 23 detik.
Parkir Bazar Perlu Ditata Agar Jalan Tak Macet
MERANTI - Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Kepulauan Meranti, Provinsi Riau, berkoordinasi dengan instansi terkait melakukan penertiban terhadap parkir kendaraan di Jalan Ahmad Yani Selatpanjang, dan seputaran bazar Ramadan.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Kepulauan Meranti, Dr H Aready SE MSi, melalui Abdul Malik selaku Kasi Moda (Motor Roda Dua) sekaligus Penanggung Jawab Perparkiran, menyampaikan, penertiban dimaksud bertujuan menata agar tidak terjadi kemacetan lalulintas pengendara dan pengunjung pasar maupun bazar. Ada 10 personil dari dinas yang ikut menertibkan parkir di Jalan Ahmad Yani.
Ditambah dengan 2 personil Satpol PP Kecamatan dan 5 Satpol PP Kabupaten, dan personil perbantuan dari Satlantas Polres Kepulauan Meranti. Lokasi parkir yang merekai tertibkan, yakni di mulai dari kelenteng hingga ke Sungai Juling.
"Kalau untuk seputaran bazar, tetap disiagakan personil. Disamping itu, ada juga petugas parkir di area tersebut yang siap mengatur parkir kendaraan," jelas Malik.
Lebih lanjut, pihaknya mengimbau agar para pengguna jalan, teutama pengunjung memiliki kesadaran untuk tidak sembarangan memarkirkan kendaraannya. Hal itu tidak lain adalah untuk kenyamanan bersama.
Sebelumnya, Kepala Dinas Perdagangan Perindustrian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disdagperinkop dan UKM) Kabupaten Kepulauan Meranti, Mohamad Azza Faroni, menginginkan hal yang sama. Dimana, perlu ada tata kelola parkir yang baik. Terutama saat bazar Ramadan mulai buka pada sore hari.
"Jika parkir rapi dan tertata dengan baik, maka jalan tidak macet. Pengunjung tentu akan merasa nyaman. Jika demikian, maka banyak pula yang datang berbelanja ke bazar Ramadan tersebut," tutur Azza.
Bahkan, sebutnya, pengelolaan parkir kendaraan juga bisa ikut menyumbang pendapatan asli daerah (PAD) melalui penarikan retribusi. Sama halnya dengan pengelolaan bazar Ramadan yang dilakukan oleh Disdagperinkop dan UKM saat ini.
"Saya kira sama-sama menguntungkan daerah. Baik dari perdagangan dapat retribusi, dan begitu juga segi parkirnya," tutupnya.(humas/015)
Kategori
Topik
Bagikan