Nelayan Kuala Merbau Sudah Punya Tambatan Perahu
Rabu, 28 November 2018. Waktu baca 1 menit 11 detik.
Nelayan Kuala Merbau Sudah Punya Tambatan Perahu
Selatpanjang - Setelah puluhan tahun membongkar hasil tangkapan dengan cara menongkah, kini Nelayan Kuala Merbau Kuala Merbau, Kecamatan Pulau Merbau, Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau punya tambatan perahu.
Proyek Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti itu menghabiskan lebih kurang Rp 119 juta dengan lebar 1,5 meter dan panjang 75 meter.
Salah seorang tokoh masyarakat, Efendi mengatakan fasilitas tersebut memang sangat ditunggu oleh masyarakat, terutama para nelayan. Selama ini hasil tangkapan dibongkar dengan cara menongkah atau menggunakan sekeping papan sebagai tumpuan untuk berjalan di atas lumpur pantai.
"Dulu nelayan terpaksa menongkah di atas lumpur sepanjang 75 meter untuk membawa hasil tangkap ke darat ketika air surut. Sekarang tidak perlu lagi, karena mereka sudah bisa langsung nambat perahu di tambatan baru itu," ujar Efendi, Rabu (28/11/2018)
Menurutnya usulan pembangunan tersebut sudah beberapa kali diajukan, namun karena keterbatasan anggaran, pemerintah baru bisa merealisasikannya sekarang.
"Kami bersyukur akhirnya diakomodir juga pada tahun ini," ungkapnya.
Kepala Bidang Tangkap Dinas Perikanan Kepulauan Meranti, Riau, Randolp mengaku pembangunan itu sebagai upaya kongkrit pemerintah kabupaten dalam meningkatkan mutu pendapatan nelayan Desa Kuala Merbau, Kecamatan Pulau Merbau.
"Pasalnya dari pendataan yang dilakukan di daerah itu, tidak kurang dari 50 unit perahu dengan 115 orang nelayan yang membutuhkan tambatan atau trestel itu," jelas Randolp.
Fasilitas tersebut telah diserahterimakan dan digunakan oleh para nelayan. Untuk itu ia berharap nelayan dan pemerintah desa setempat agar bersama-sama menjaga tambatan perahu tersebut.
"Agar bisa bertahan dalam jangka waktu yang panjang," harap Kabid Tangkap Dinas Perikanan Meranti itu. (MC Meranti/Humas/Na)
Kategori
Topik
Bagikan