Kader Tb Akan Digalakkan

Senin, 5 Agustus 2019. Waktu baca 1 menit 37 detik.
image
Kader Tb Akan Digalakkan

MERANTI – Dalam membantu menekan angka penderita Tuberculosis (Tb) diwilayah Kepulauan Meranti, peran kader Tb sangat diperlukan. Karena pengalaman mereka dalam menyembuhkan penyakit yang mematikan itu bisa dibagikan kepada penderita baru.

Kepala Bidang Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (Kabid P2P), Dinas Kesehatan (Diskes), Muhammad Fakhri mengatakan kader Tb merupakan orang yang pernah menderita penyakit serupa. Namun sudah sembuh.

“Untuk menyembuhkan penyakit ini, penderitanya harus disiplin. Jadi pengalaman mereka sangat berharga dalam membantu penderita baru,”ungkapnya.

Disebutkannya, Tb merupakan salah satu penyakit mematikan. Tb biasanya menyerang paru-paru, tetapi juga bisa berdampak pada bagian tubuh lainnya. Tuberkulosis menyebar melalui udara ketika seseorang dengan infeksi TB aktif batuk, bersin, atau menyebarkan butiran ludah mereka melalui udara. Bila Tuberkulosis tidak diobati maka lebih dari 50 persen orang yang terinfeksi bisa meninggal.

Selain membantu proses penyembuhan, kader Tb dapat membantu menyosialisasikan upaya antisipasi agar tidak terserang penyakit itu. Termasuk membantu melihat tanda-tanda atau gejala penyakit sejak dini.

“Semakin cepat diketahui masyarakat menderita Tb akan semakin baik. Karena penyakit ini sangat mudah menular,”ucapnya.

Dari data Dinas Kesehatan (Diskes) Kepulauan Meranti, pada tahun ini, penderita Tb masih zero alias nol. Namun, untuk kasus lanjutan yakni, Tb resisten obat atau Mas Dragt Resistance (MDR) sudah 2 kasus tercatat di Kabupaten termuda di Provinsi Riau itu.

“Jika menderita MDR ini sudah sangat mengkhawatirkan. Sebab sudah kronis. Jika diantisipasi sejak awal, maka tidak akan sampai seperti itu. Itulah salah satu gunanya kader Tb yang membantu masyarakat dapat mengedukasi penyakit ini,” ucap Fakhri.

Jika masing-masing desa sudah memiliki kader Tb, maka potensi pencegahan penyakit berbahaya ini bisa lebih maksimal. Untuk itu Fakhri akan berupaya mendorong seluruh desa di Meranti untuk membantu kader Tb.

Sekretaris Dinas Kesehatan, Asrul Meldi menjelaskan bahwa kendala  dalam menangani Tb adalah menemukan masyarakat yang terjangkit. Disinilah peran kader Tb.

“Penyakit Tb ini harus ditemukan. Karena kalau masyarakat tidak mengecek kesehatannya, akan sulit ditemukan. Karena gejalanya dimulai dari batuk biasa,”sebutnya. (humas/017)

© 2026 DISKOMINFOTIK

Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti