IPSI Meranti Buka Puasa Bersama Anak Yatim Dan Resmikan Sekretariat
Senin, 3 Juni 2019. Waktu baca 1 menit 48 detik.
IPSI Meranti Buka Puasa Bersama Anak Yatim Dan Resmikan Sekretariat
MERANTI - Ikatan Pencaksilat Indonesia (IPSI) Kabupaten kepulauan Meranti mengelar buka bersama anak yatim Minggu (19/5/2019). Sekaligus meresmikan Sekretariat IPSI yang berlokasi di Jalan Diponegoro, Selatpanjang.
Hadir juga dalam buka puasa tersebut, seluruh pengurus dan seluruh perguruan yang ada di Meranti. Tampak hadir juga sejumlah pengurus Cabang 2 (Cabor), Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan 2 (Disparpora), Rizky Hidayat, Ketua I Komite 2 Nasional Indonesia (KONI), Sudarto.
Ketua IPSI Kepulauan Meranti, Rony Samudra SH mengatakan buka puasa bersama tersebutdilaksanakan dalam upaya untuk terus menjalin silaturahmi antara sesama Pengurus IPSI dan seluruh perguruan pencaksilat serta cabor-cabor lain yang ada di Meranti. “Mari kita manfaatkan bulan yang mulia ini sebagai ajang silaturahmi untuk saling memberikan ampun dan maaf kepada sesame. Atas nama pribadi dan keluarga besar IPSI Kepulauan Meranti saya menyusun 10 jari mengucapkan mohon maaf lahir dan batin jika ada kesalahan yang disegaja maupun yang tidak disegaja,”ungkap Rony.
Dalam kesempatan tersebut ia juga menyampaikan laporan secara lisan kepada Disparopra dan KONI tentang pertasi yang berhasil diraih oleh atlet pencaksilat Kabupaten Kepulauan Meranti, saat mengikuti kejuaraan di Pekabaru.
“Pada kejuaran tersebut, pesilat kita berhasil meraih 5 medali emas, 5 perak dan 1 perunggu. Dengan 11 medali yang berhasil diraih itu menjadikan pesilat kita lebih diperhitungkan,“ujarnya.
Sementara itu, Kepala Disparpora Kepulauan Meranti Rizky Hidayat memberikan apresiasi kepada Ketua dan pengurus IPSI Kepulauan Meranti yang telah berhasil beberapa kali meraih prestasi di beberapa iven yang diikuti. “Ini tentunya merupakan langkah awal yang sangat positif untuk kemajuan atlet pencaksilat Meranti,”sebutnya.
Menurutnya tanda-tanda kebangkitan IPSI di Meranti sudah terlihat dengan jelas. Hal itu dibuktikan dengan bertambahnya jumlah perguruan silat di Meranti ini. Apalagi, sejak adanya kejuaraan Bupati Cup ke I dan ke II tahun 2017 dan 2018 lalu menjadi motivasi bagi perguruan-perguaran silat untuk terus mengembangkan diri guna meraih prestasi yang terbaik.
“Kejuaraan pencak silat Bupati Cup yang diselenggarakan sejak tahun 2017 lalu tentunya akan menjadi motivasi bagi para pesilat untuk lebih gigih lagi berlatih untuk meraih hasil yang maksimal. Kejuaraan Bupati Cup ini bukan saja dinantikan oleh pesilat-pesilat asal Meranti saja, tapi juga dinantikan para pesilat luar Meranti,”aku Rizky. (humas/020)
Kategori
Topik
Bagikan