Inventarisir Aset Lahan Ke Kecamatan

Sabtu, 2 Maret 2019. Waktu baca 1 menit 18 detik.
image
Inventarisir Aset Lahan Ke Kecamatan

Selatpanjang – Pendataan Aset di Kecamatan Tebingtinggi dan Tebingtinggi Barat sudah dilakukan. Walaupun masih ada yang belum disertifikatkan, namun sudah tercatat dengan baik. Sementara di Kecamatan lain akan segera diinventarisir secara maraton.

Kepala Bidang Aset Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), Surya Iskandar S Kom mengatakan dalam waktu dekat tim nya akan turun kewilayah Kecamatan Pulau Merbau dalam rangka inventarisir aset. Aset yang sudah tercatat akan dikroscek kelapangan.

“Kegiatannya dalam bulan ini (Maret). Kita akan cek secara detail kondisi dan status lahan tersebut. Termasuk berkoordinasi dengan pemilik sepadan,” katanya. (2/3/3019)

Setelah selesai di Pulau Merbau, maka beralih ke wilayah Kecamatan lainnya. Sampai seluruh aset bisa benar-benar tercatat dan terdata dengan baik.

“Bagi lahan yang bersengketa, maka akan langsung kita selesaikan. Termasuk penyelesaian bersama dengan pihak Kantor Pertanahan,” terangnya.

Disebutkannya inventarisir aset lahan menjadi kegiatan tiap tahun yang ada di Bidang Aset. Supaya aset-aset yang ada bisa aman dan tercatat dengan baik.

“Setiap tahun jumlah aset yang berhasil kita amankan terus bertambah. Karena penyelesaian pengamanan aset ini membutuhkan waktu yang panjang,” sebutnya.

Ditambahkan Kasubid Penata Usahaan dan Milik Daerah, Wan Muhammad Rama Hendra bahwa total lahan yang terdata sebanyak 606 persil. Dimana sebanyak 174 diantaranya sudah besertifikat hak milik.

“Sebanyak 23 sedang dalam proses sertifikat. Sisanya belum dan sedang diupayakan,” katanya.

Dijelaskan Rama, lahan yang sudah disertifikatkan, akan dipasang patok. Termasuk memasang plang nama. Agar diketahui secara pasti dimana saja aset lahan milik Pemkab Meranti.

“Kegiatan ini kita lakukan bertahap. Memang butuh waktu, yang penting bagaimana kita menuntaskan sampai selesai,” ujarnya. (MC Meranti/Humas/Na)

© 2026 DISKOMINFOTIK

Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti