Ikan Lomek Salai, Dijadikan Oleh-oleh Khas Alai

Senin, 29 Juli 2019. Waktu baca 1 menit 52 detik.
image
Ikan Lomek Salai, Dijadikan Oleh-oleh Khas Alai

MERANTI - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (Kukerta) Universitas Riau (Unri) yang ditempatkan di Desa Alai, Kecamatan Tebingtinggi Barat, Kepulauan Meranti, Riau, melaksanakan workshop pengolahan ikan lomek. Mereka membuat ikan tersebut menjadi salai (pengasapan).

Kegiatan yang melibatkan tokoh, pejabat dan masyarakat serta didukung oleh kelompok nelayan setempat itu dilaksanakan di Kantor Desa Alai, Kamis (25/7/2019).

Ketua Koordinator Desa (Kordes) M Riyan Al Rasyid, mengatakan bahwa mereka memilih Desa Alai sebagai lokasi program tematik Unri tahun ini yakni untuk meningkatkan pemberdayaan masyarakat desa melalui hasil laut.

Menurut Mahasiswa Unri ini, hati mereka tergerak dengan melimpahnya hasil kekayaan laut Desa Alai. Dimana pada saat musim tertentu ikan lomek sampai terbuang dan tidak dimanfaatkan. Padahal ikan lomek memiliki banyak manfaat yang sangat baik bagi tubuh karena memiliki protein yang tinggi.

Ia menjelaskan bahwa tidak ada salahnya memanfaatkan hasil kekayaan daerah sendiri. Ditambah lagi, kelompok Kukerta kali ini didominasi oleh mahasiswa yang memang berasa; dari Kepulauan Meranti.

"Untuk memanfaatkan hasil kekayaan laut disini, kami dari Kukerta Desa Alai mengajak masyarakat untuk bersama-sama mengembangkan potensi desa yang melimpah ini. diperkirakan keuntungan dari pengolahan ikan lomek salai ini sangat tinggi dan diharapkan juga pihak pemerintah desa mendukung penuh usaha kecil menengah ini terus berlanjut, walaupun kami sudah selesai melaksanakan program Kukerta," ujar Mahasiswa Fakultas Teknik Angkatan 2016 ini.

Sementara itu, Pj Kades Alai Jaizir, menyambut baik kegiatan positif tersebut, menurutnya mahasiswa memang harus cerdas dan kreatif sehingga bisa memberikan manfaat bagi orang banyak.

"Mari kita untuk bersama-sama mengembangkan potensi desa yang melimpah ini. Tentunya ini akan sangat bermanfaat dan bisa mendorong perekonomian masyarakat," ajaknya.

Jaizir juga berharap kegiatan ini tidak hanya sampai disitu saja melainkan terus berlanjut meski para mahasiswa tersebut tidak lagi bertugas di wilayah itu.

"Mudah-mudahan kegiatan ini memberikan manfaat dan terus berlanjut tidak hanya sampai disini saja," harapnya.

Dalam kegiatan itu juga dilakukan penerimaan simbolis alat peraga dan sampel ikan lomek salai yang diserahlan langsung oleh koordinator desa.

Sementara itu, pihak Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disdagprinkop-UKM) Kabupaten Kepulauan Meranti segera melakukan peninjauan kelapangan. Menurutnya, kegiatan yang dilakukan oleh para mahasiswa Kukerta tersebut tentu harus didukung oleh pemerintah desa maupun kabupaten.

"Kalau kegiatan positif dan memberikan manfaat bagi masyarakat tentu harus kita dukung. Akan tetapi, untuk itu kita harus meninjau kelapangan terlebih dahulu,"ucapnya.  (humas/004)

© 2026 DISKOMINFOTIK

Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti