DLHK Belum Bisa Berbuat Lebih, Colek Kesadaran Warga Lewat Pasukan Oranye

Minggu, 11 November 2018. Waktu baca 1 menit 35 detik.
image
DLHK Belum Bisa Berbuat Lebih, Colek Kesadaran Warga Lewat Pasukan Oranye
Selatpanjang - Kebersihan Kota Selatpanjang dan sekitarnya mendapat perhatian khusus Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Kepulauan Meranti. 
 
Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Kepulauan Meranti Hendra Putra, Ahad (11/11/2018), mengatakan, meski dihadapkan berbagai kendala, pihaknya tetap berupaya maksimal untuk menjadikan Kota Sagu bersih dari sampah rumah tangga.
 
"Kita telah siapkan pasukan Oranye untuk menjaga kebersihan Kota Selatpanjang dan sekitarnya," ujar Hendra Putra.
 
Dia mengaku bahwa saat ini DLHK juga sedang mengalami keterbatasan armada. Ini merupakan imbas dari keterbatasan anggaran sehingga pihaknya belum bisa berbuat lebih untuk kebersihan kota.
 
"Selain mengandalkan pasukan Oranye, cara lain yang dapat dilakukan dengan merangkul pengrajin Bank Sampah di Meranti. Selain itu, kami juga dibantu pihak kecamatan dalam menjaga kebersihan kota kita," Kata Hendra Putra.
 
Dia juga mengingatkan bahwa yang terpenting saat ini adalah kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan. Apalagi DLHK juga telah menyiapkan tempat pembuangan sampah (TPA) di Jalan Rumbia dan tempat-tempat  lainnya.
 
Hal Senada juga disampikan Camat Tebingtinggi Helfandi. Menurut dia, peran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan sangat diperlukan. Ianya menjadi wajib karena sampah juga menjadi persoalan bersama. 
 
Jika cara itu dilakukan, dia yakin Kota Sagu akan selalu beraih daribsampah. Sebab, setiap sampah rumah tangga yang dibuang  warga di tempat tertentu akan selalu dibersihkan petugas. 
 
"Kasadaran masyarakat terhadap kebersihan lingkungan harus ditingkatkan. Masyarakat harus mengatur pembuangan sampah pada jam-jam yang ditentukan. Sebaiknya diletakkan di depan rumah atau Ruko sehingga tak putus diangkut oleh petugas", ungkap Helfandi.
 
Dalam membantu kebersihan kota, Helfandi mengaku bahwa saat ini pihaknya telah menerapkan gotong royong tiga kali sehari. Kegiatan juga melibatkan lurah dan Kades yang selalu siap bekerja sama. Mereka akan menertibkan lokasi-lokasi yang menjadi bagian kebersihan kota.
 
"Saat ini himbauan masih bersifat lisan. Ke depan akan kita buatkan dalam bentuk selebaran yang akan dikirim ke tempat-tempat keramaian, seperti rumah makan, kedai kopi, pertokoan san lainnya (MC Meranti/Humas/Na)

© 2026 DISKOMINFOTIK

Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti